
JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Satgas Penyelamatan Kawasan Hutan (PKH).
Ia menyebut Satgas berhasil menyelamatkan aset negara senilai Rp371 triliun. Capaian itu diraih dalam 1,5 tahun kerja.
Nilai tersebut hampir setara 10 persen APBN. Total APBN saat ini sekitar Rp3.842 triliun.
“Satgas ini berhasil menguasai kembali aset negara. Nilainya sekitar Rp370 triliun,” kata Prabowo dalam konferensi pers, Jumat (10/4).
Ia menilai capaian ini berdampak besar. Dana sebesar itu bisa memperbaiki sekolah di seluruh Indonesia.
Pemerintah juga bisa mendorong digitalisasi pendidikan. Termasuk memperbaiki fasilitas sanitasi sekolah.
“Kita bisa bangun ribuan jembatan di desa,” ujarnya.
Prabowo menegaskan tugas Satgas tidak mudah. Ia menilai anggotanya memiliki tanggung jawab besar terhadap negara.
“Saya menghargai pekerjaan Saudara-saudara,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Kejaksaan Agung menyerahkan denda administratif dan pemulihan kerugian negara.
Nilainya mencapai Rp11,42 triliun. Penyerahan ini berasal dari penindakan Januari hingga April 2026.
Sepanjang Oktober 2025 hingga April 2026, Satgas PKH telah menyetor Rp31,3 triliun ke negara.
Dana itu berasal dari penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal di kawasan hutan.
Sejak Februari 2025, Satgas PKH juga menyelamatkan aset Rp371 triliun.
Mereka berhasil menguasai kembali kawasan hutan seluas 5,89 juta hektare.
Selain itu, Satgas juga menertibkan tambang ilegal seluas 10.257 hektare.

