Pemkot Bogor Masih Tunggu Dana Transfer, Finalisasi APBD Bergantung Kepastian Anggaran Pusat dan ProvinsiINFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mempercepat penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor.
Upaya pemadaman dimaksimalkan menjelang pelaksanaan groundbreaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 pada 17 September 2026.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, kondisi kebakaran di TPAS Galuga saat ini secara umum sudah tertangani. Namun, sejumlah titik masih berpotensi mengeluarkan asap sehingga petugas tetap disiagakan di lokasi.
“Penanganannya sudah cukup maksimal. Meskipun masih ada potensi asap di beberapa titik, namun kita masih tempatkan beberapa personel di sana untuk memonitor sekaligus juga menangani,” kata Dedie saat ditemui di DPRD Kota Bogor, Selasa (15/9/2026).
Menurut Dedie, Pemkot Bogor bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan penanganan kebakaran dapat dituntaskan dalam satu hingga dua hari ke depan.
“Mudah-mudahan dalam satu dua hari ini bisa selesai tuntas. Karena tanggal 17, insya Allah kita akan melaksanakan groundbreaking untuk PSEL Bogor Raya 1,” ujarnya.
Ia menjelaskan, percepatan penanganan dilakukan karena agenda groundbreaking PSEL Bogor Raya 1 akan dihadiri sejumlah pihak. Karena itu, kondisi TPAS Galuga menjadi salah satu perhatian pemerintah menjelang pelaksanaan agenda tersebut.
“Ini kan nanti semua pihak akan hadir ke sana. Kenapa kemarin kita maksimalkan terus bersama-sama dengan Kabupaten Bogor, karena kita punya target sebelum groundbreaking paling tidak penanganannya sudah maksimal dan potensi kebakarannya sudah mulai tajam,” jelasnya.
Dedie menambahkan, selain proyek PSEL Bogor Raya 1 di Galuga, proyek PSEL di Kayumanis juga terus dipersiapkan. Namun, pelaksanaan groundbreaking untuk proyek tersebut diperkirakan baru dapat dilakukan pada November 2026.
“Memang masih banyak, namun secara garis besar dua-duanya sudah dilaksanakan lelang. Groundbreaking tanggal 17 untuk Galuga, Kayumanis kita tunggu informasinya November,” ucapnya.
Ia berharap sejumlah hal yang masih perlu diperbaiki dapat segera disempurnakan agar kedua proyek pengolahan sampah tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
“Mudah-mudahan hal-hal kecil masih harus diperbaiki, harus disempurnakan oleh kita semuanya,” pungkasnya.

