google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Ada penyesuaian radius untuk jalan masuk dan jalan keluar, karena kita tidak mungkin menebang pohon lagi. Di depan itu sebetulnya ada satu pohon yang kalau secara gambar teknis dan radius untuk geometri bukaan mestinya mungkin kena dampak. Tetapi kita mengalah, pohon jangan ditebang terus,” jelasnya.
Selain persoalan teknis tersebut, terdapat pula gapura milik warga yang berada di sekitar area pembangunan. Dedie menyebut pemerintah telah melakukan pembicaraan terkait hal tersebut dan nantinya akan dilakukan penataan kembali setelah pekerjaan selesai.
“Termasuk juga ini ada gapura punya warga. Kemarin sempat ada pembicaraan. Nanti kalau sudah selesai mungkin kita bikin diganti dengan yang lebih baik,” ungkapnya.
Dedie menegaskan, berbagai kendala yang ditemui sejauh ini masih bersifat minor dan tidak sampai menghambat jalannya pembangunan secara signifikan.
“Hal-hal yang sifatnya minor, bukan masalah-masalah yang terlalu berat,” katanya.
Sementara itu, dari sisi konstruksi, pengerjaan trase baru Jalan Batutulis saat ini telah memasuki tahap lapisan agregat kelas A. Setelah tahapan tersebut rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan lapisan Lean Concrete (LC) setebal 10 sentimeter dan dilanjutkan dengan rigid pavement atau betonisasi setebal 27 sentimeter.


Tidak ada komentar