
INFOPANTULAN.COM – Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Parungpanjang menggelar seminar kepemudaan bertajuk “Ready to Lead” pada Selasa, 29 September 2026. Acara ini diselenggarakan di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, dan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Kecamatan (Rakercam) PK KNPI Parungpanjang. Kegiatan ini menjadi ruang bagi pemuda untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus menyelaraskan program kerja organisasi.
Seminar tersebut diikuti peserta dari OSIS tingkat SLTA se-Kecamatan Parungpanjang, dengan pemateri Staf Ahli Bupati Bogor Bidang Administrasi dan Keuangan, Mustakim. Melalui sesi pemaparan, peserta diajak memahami pentingnya kepemimpinan sejak usia muda, membangun karakter, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta berani mengambil peran baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Di saat yang sama, Rakercam menghadirkan berbagai unsur organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, termasuk Forkopimcam Kecamatan Parungpanjang serta anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS.
“Ready to Lead” dirancang sebagai program yang menekankan peningkatan keterampilan, kapasitas, dan efektivitas dalam memimpin serta mengelola organisasi. Fokus utamanya bukan sekadar memberi motivasi, melainkan mendorong peserta untuk memahami cara kerja kepemimpinan yang terukur, mulai dari cara mengambil keputusan hingga membangun tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Peserta yang berasal dari OSIS SLTA se-Kecamatan Parungpanjang membuat diskusi lebih relevan. Mereka berada pada tahap yang biasanya mulai aktif berorganisasi, sehingga materi kepemimpinan dapat langsung dikaitkan dengan praktik di sekolah, seperti perencanaan kegiatan, koordinasi antaranggota, hingga penyusunan program kerja yang berdampak.
Staf Ahli Bupati Bogor Bidang Administrasi dan Keuangan, Mustakim, menyampaikan pemaparan yang mengarahkan peserta untuk melihat kepemimpinan sebagai proses yang perlu dibentuk sejak dini. Dalam pemahaman yang disampaikan, kepemimpinan tidak berhenti pada kemampuan berbicara di depan forum, melainkan berkaitan dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, serta keberanian mengambil peran saat dibutuhkan.
Pendekatan seperti ini penting karena banyak organisasi kepemudaan dan sekolah menghadapi tantangan yang sama, yaitu pergantian pengurus yang cepat dan kebutuhan regenerasi. Dengan menanamkan konsep kepemimpinan sejak usia muda, diharapkan peserta dapat membawa pola pikir yang lebih matang ketika mengelola kegiatan di sekolah maupun saat terlibat dalam aktivitas pemuda di tingkat kecamatan.
Selain seminar, kegiatan ini juga menggelar Rakercam PK KNPI Parungpanjang. Rakercam berfungsi sebagai momentum untuk menyusun dan menyelaraskan program kerja organisasi, memperkuat koordinasi antarpengurus, serta membangun sinergi dengan berbagai unsur di Kecamatan Parungpanjang.
Kehadiran Forkopimcam Kecamatan Parungpanjang dan anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKS turut menegaskan bahwa agenda organisasi kepemudaan tidak berjalan sendiri. Kolaborasi dengan unsur pemerintahan dan legislatif daerah dapat membantu memastikan program yang disusun memiliki kesesuaian dengan kebutuhan wilayah, termasuk ruang dukungan untuk kegiatan pemuda.
Secara nyata, kegiatan seperti “Ready to Lead” dan Rakercam berpotensi memengaruhi aktivitas di sekolah-sekolah yang terlibat. Ketika peserta OSIS mendapatkan pembekalan soal kepemimpinan, mereka cenderung lebih siap merancang kegiatan yang melibatkan teman sebaya, membangun kepanitiaan yang tertib, serta meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap agenda sekolah.
Dari sisi kecamatan, penguatan koordinasi dalam Rakercam dapat berdampak pada konsistensi program kepemudaan. Program yang tersusun dengan sinergi antarpengurus dan unsur terkait biasanya lebih mudah dijalankan, karena arah kerja dan kebutuhan koordinasi sudah dibahas sejak awal, bukan setelah kegiatan berjalan.
Ketua PK KNPI Parungpanjang, Ayya Susi Damayanti, menyampaikan bahwa seminar dan Rakercam diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial. Ia menekankan pentingnya ruang kolaborasi agar kontribusi pemuda dapat benar-benar dirasakan bagi sekolah, masyarakat, dan daerah. Dalam pandangannya, pemuda harus siap menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton dalam perubahan.
Ayya juga menyebut bahwa kegiatan ini diarahkan untuk membangun ruang belajar, berkolaborasi, serta menyiapkan kepemimpinan pemuda yang memberi manfaat. Pernyataan itu selaras dengan suasana interaktif selama kegiatan berlangsung, yang menunjukkan adanya semangat dari peserta serta dukungan dari berbagai unsur organisasi dan Forkopimcam.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh semangat. Kehadiran berbagai unsur organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan menjadi penanda bahwa penguatan peran pemuda dipandang sebagai bagian penting dari pembangunan di tingkat kecamatan.
Melalui rangkaian seminar “Ready to Lead” dan Rakercam, PK KNPI Parungpanjang menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi, meningkatkan kapasitas pemuda, serta menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda dan masyarakat di Kecamatan Parungpanjang.


Tidak ada komentar