437 Pembalap dari 18 Provinsi Taklukkan Jalur Malasari, Dominasi Tanjakan Jadi Tantangan Capai Finis

Nelly Sipayung
9 Agu 2026 10:48
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Ajang balap sepeda Bupati Cup 2026 “Tour Malasari Halimun Salak Series 2” kembali memanaskan Kabupaten Bogor. Digelar selama dua hari, 8-9 Agustus 2026, event ini tak hanya menyuguhkan persaingan sengit, tetapi juga mencatat lonjakan jumlah peserta yang cukup signifikan.

Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kabupaten Bogor, Tedi Kurniawan, mengatakan Tour Malasari Halimun Salak Series 2 mempertandingkan dua kategori utama, yakni road race dan mountain bike (MTB).

“Untuk hari pertama mempertandingkan kategori criterium dengan tujuh nomor lomba yang dilaksanakan di lintasan Gelora Pakansari,” kata Tedi.

Memasuki hari kedua, Minggu (9/8/2026), persaingan berlanjut dengan nomor individual road race dan MTB Uphill yang mengambil lokasi di wilayah Kecamatan Nanggung hingga Desa Malasari.

Untuk nomor individual road race, peserta akan memulai balapan dari kawasan Pakansari dan mengakhiri perjuangan di Lapangan Citalahab, Desa Malasari.

“Untuk individual road race akan start dari Pakansari, dan finish di Lapangan Citalahab, Desa Malasari,” ujar Tedi.

Sementara itu, nomor MTB Uphill akan mengambil rute berbeda. Para peserta memulai balapan dari Kantor Kecamatan Nanggung dan harus menaklukkan jalur menanjak hingga garis finis di Lapangan Citalahab.

Bukan sekadar adu cepat, lintasan menuju Malasari menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap. Kontur wilayah Halimun Salak yang didominasi tanjakan membuat kekuatan fisik, strategi, dan daya tahan menjadi faktor penting untuk mencapai garis finis.

Antusiasme peserta terhadap Bupati Cup 2026 juga mengalami peningkatan tajam dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Tedi mengungkapkan, pada tahun lalu Tour Malasari Halimun Salak hanya diikuti 222 peserta. Tahun ini, jumlah tersebut melonjak menjadi 437 peserta.

“Peserta tahun ini meningkat menjadi 437 peserta dari 78 kota dan kabupaten yang ada di 18 provinsi,” ungkap Tedi.

Lonjakan tersebut menunjukkan semakin luasnya daya tarik Tour Malasari Halimun Salak sebagai salah satu ajang balap sepeda yang mempertemukan atlet dan komunitas dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan ratusan pembalap yang turun di lintasan, Bupati Cup 2026 bukan hanya menjadi arena perebutan gelar juara, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi olahraga, wisata alam, serta kawasan Malasari dan Halimun Salak kepada peserta dari berbagai penjuru Indonesia.

Persaingan pun dipastikan semakin panas. Sebab, untuk menjadi yang tercepat di Malasari, para pembalap tak cukup hanya mengandalkan kecepatan—mereka harus mampu menaklukkan tanjakan dan bertahan hingga garis finis.

x
x