Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Kota Bogor, Dedie Rachim Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Riky Iskandar
17 Agu 2026 08:24
News 0 45
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Taman Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (17/8/2026).

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bertindak sebagai inspektur upacara yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Pramuka, pelajar, hingga berbagai unsur masyarakat.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Thomas Rajunio, Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, serta jajaran Pemkot Bogor.

Dalam rangkaian peringatan tersebut, Dedie secara simbolis menyerahkan remisi kepada warga binaan Lapas Kelas IIA Paledang Bogor. Dari penerima remisi, tiga warga binaan dinyatakan langsung bebas bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI.

Dedie mengatakan, peringatan kemerdekaan tahun ini berlangsung dalam situasi yang penuh tantangan, mulai dari kondisi ekonomi, dinamika geopolitik hingga bencana yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Yang pertama, di tengah situasi kondisi perekonomian, geopolitik, kebencanaan, ya tentu kami peringati HUT RI yang ke-81 ini dengan rasa syukur tapi di tengah keprihatinan,” kata Dedie.

Ia menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang terdampak bencana sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga semangat persatuan dalam mengisi kemerdekaan.

Menurut Dedie, suasana peringatan HUT RI di Kota Bogor tetap terasa meriah. Antusiasme masyarakat, kata dia, menjadi modal penting untuk terus membangun daerah agar semakin baik.

“Ya, momentumnya kami merajut kebersamaan kembali, di tengah kemarin ada beberapa berita tentang gejolak entah di Papua, entah di Aceh. Ya tentu Bogor sebagai Indonesia kecil harus bisa menunjukkan bahwa Kota Bogor kondusif,” ujarnya.

Dedie menegaskan, kondusivitas daerah harus dijaga bersama dengan membangun rasa aman, kedamaian, serta saling mendukung antarmasyarakat.

“Seluruh masyarakat Kota Bogor aman, damai, saling dukung-mendukung, saling bersatu. Itu yang penting,” tegasnya.

Sementara terkait pemberian remisi, Dedie menjelaskan, kegiatan tersebut biasanya dilaksanakan langsung di Lapas Kelas IIA Paledang Bogor. Namun, tahun ini rangkaian kegiatan disesuaikan dengan padatnya agenda peringatan HUT RI, termasuk kegiatan syukuran rakyat di Istana Bogor.

Meski waktu pelaksanaan dimajukan, pemberian remisi tetap dilakukan dan jumlah penerimanya cukup banyak. Bahkan, tiga warga binaan mendapatkan remisi yang membuat mereka langsung menghirup udara bebas pada 17 Agustus 2026.

“Bahwa meskipun tadi dimajukan acaranya, tetapi tetap diselenggarakan dan jumlahnya cukup banyak. Ada tiga orang langsung bebas tanggal 17 Agustus 2026 ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, peringatan HUT ke-81 RI di Kota Bogor juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berkontribusi terhadap pembangunan.

Dedie menilai pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

“Saya sebut semua elemen masyarakat dalam kesempatan ini, karena semuanya memiliki andil besar dalam perjuangan mengisi kemerdekaan ini. Peran mereka sangat menentukan arah dan hasil pembangunan di masa mendatang,” pungkasnya.

x
x