Rusli Prihatevy Terpilih Kembali secara Aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bogor 

Riky Iskandar
31 Jul 2026 13:25
News 0 49
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM,  BOGOR – Rusli Prihatevy kembali dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kota Bogor setelah ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Bogor yang berlangsung di Brajamustika Convention Center, Jumat (31/7/2026).

Penetapan tersebut sekaligus menjadi awal konsolidasi Partai Golkar Kota Bogor untuk menghadapi Pemilu mendatang. DPD Partai Golkar Jawa Barat pun memasang target peningkatan perolehan kursi legislatif hingga kemenangan di tingkat eksekutif.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, mengatakan terpilihnya Rusli secara aklamasi mencerminkan soliditas kader yang telah terbangun di internal partai.

“Mudah-mudahan dengan terpilihnya beliau secara aklamasi ini menyempurnakan kesolidan dan kebersamaan yang sudah terjaga,” kata Daniel.

Menurut Daniel, tantangan politik ke depan akan semakin berat sehingga kekompakan organisasi menjadi modal utama. Saat ini Partai Golkar menempati posisi kedua dalam perolehan kursi DPRD Kota Bogor dengan tujuh kursi.

“Pada pemilu berikutnya, DPD Jawa Barat menargetkan peningkatan menjadi 10 hingga 11 kursi, sekaligus merebut jabatan kepala daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, Kota Bogor dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Musda DPD II pertama di Jawa Barat karena dinilai siap menyelenggarakan agenda organisasi tersebut. Selain itu, Bogor memiliki nilai historis sebagai salah satu pusat pemerintahan pada masa Tatar Sunda.

Daniel mengatakan, DPD Partai Golkar Jawa Barat menargetkan seluruh pelaksanaan Musda di kabupaten dan kota selesai paling lambat 31 Agustus 2026 agar konsolidasi organisasi dapat segera dituntaskan.

Sementara itu, Rusli Prihatevy mengatakan fokus pertama setelah kembali terpilih adalah menyusun struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Bogor periode 2025–2030 bersama para pimpinan kecamatan dan organisasi sayap partai.

Selain pembentukan kepengurusan, pihaknya juga mulai menyusun strategi politik untuk menghadapi pemilu dan pemilihan kepala daerah. Meski demikian, Rusli menegaskan seluruh langkah akan dilakukan melalui perhitungan yang matang.

“Ini masih berproses. Dengan hitungan kalkulatif yang matang, apa yang menjadi instruksi Ketua DPD Jawa Barat tentu menjadi perhatian penting kami,” ujar Rusli.

x
x