google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81. Program bertema “GPM Semarak Kemerdekaan” ini berlangsung selama lima hari, 26 hingga 30 Agustus 2026, dengan pelaksanaan di 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Andri Hadian, menjelaskan bahwa GPM Istimewa dirancang untuk mendekatkan layanan pasar murah langsung ke masyarakat sekaligus membantu memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau pada masa perayaan kemerdekaan. Melalui program ini, pemerintah daerah juga berupaya menjaga stabilitas harga pangan di level konsumen.

GPM Istimewa tidak hanya soal penjualan komoditas, tetapi juga menyasar dua persoalan yang kerap muncul menjelang momen besar, yaitu daya beli masyarakat dan tekanan pada harga bahan pangan. Saat perayaan berlangsung, permintaan biasanya meningkat, sementara distribusi dan pasokan bisa menghadapi tantangan. Karena itu, kehadiran pasar murah yang terjadwal di kecamatan menjadi strategi agar warga memperoleh pilihan belanja yang lebih rasional.
Andri menilai program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap daya beli warga. Dengan menghadirkan pasar murah di lokasi-lokasi yang telah ditentukan, masyarakat diharapkan bisa berbelanja lebih dekat tanpa harus menempuh jarak jauh, sekaligus mendapatkan harga yang kompetitif. Pendekatan tersebut juga membantu pemerintah memantau dinamika kebutuhan pangan di berbagai wilayah.
Dalam pelaksanaan GPM Istimewa, sejumlah komoditas pangan pokok akan dijual dengan kualitas yang terjamin. Daftar barang yang disebutkan meliputi beras, gula putih, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, bawang merah, bawang putih, cabai, dan telur ayam. Komoditas tersebut dipilih karena berhubungan langsung dengan kebutuhan harian rumah tangga, sehingga dampaknya dapat terasa lebih luas.


Tidak ada komentar