Hujan Deras dan Angin Kencang, Dahan Pohon Tutup Jalan Sawojajar Bogor

Hasan U
1 Okt 2026 23:47
3 menit membaca

INFOPANTULAN,COM, BOGOR – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor, Kamis (1/10/2026) sore, menyebabkan dahan pohon berukuran besar patah dan menutup ruas Jalan Sawojajar, Kecamatan Bogor Tengah.

Peristiwa tersebut terjadi tepat didepan Bank Panin, kawasan Pasar Anyar. Material pohon yang patah turut menimpa jaringan kabel hingga menjuntai ke badan jalan.

Akibat kejadian tersebut, akses lalu lintas sempat ditutup sementara untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan proses evakuasi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Bogor, Muhammad Rizky Nugraha, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui media sosial sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurutnya, kondisi di lokasi cukup berisiko karena dahan pohon yang patah menimpa kabel utilitas, termasuk jaringan yang masih beraliran listrik.

“Kondisinya cukup parah karena pohon tersebut terkena kabel PLN dan kabel optik. Sebagian pohon juga masih menempel di kabel yang aktif. Karena itu, kami langsung berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mematikan aliran listrik sementara agar teman-teman yang bekerja memangkas pohon berada dalam kondisi aman,” ujar Rizky di lokasi.

Rizky menjelaskan, dahan pohon yang patah tersebut tidak dalam kondisi rapuh maupun lapuk. Berdasarkan kondisi di lapangan, kuatnya sapuan angin yang disertai tingginya curah hujan menjadi faktor yang diduga memicu patahnya dahan tersebut.

Proses evakuasi dilakukan secara lintas sektoral untuk mempercepat pembersihan material pohon dan membuka kembali akses jalan.

Sebanyak empat personel BPBD Kota Bogor diterjunkan ke lokasi. Mereka turut dibantu jajaran Damkar Kota Bogor, Tagana, kepolisian, PLN, serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor.

Keterlibatan Disperumkim diperlukan lantaran ukuran pohon yang cukup besar membutuhkan kendaraan serta peralatan khusus untuk proses pemangkasan dan evakuasi.

Pohon Rawan Sudah Dipetakan

Terkait sejumlah kejadian pohon tumbang yang terjadi belakangan ini, termasuk insiden di kawasan Balekambang pada akhir September 2026, Rizky mengatakan langkah mitigasi terus dilakukan oleh pemerintah daerah.

Disperumkim Kota Bogor disebut telah melakukan pemetaan terhadap pohon-pohon yang dinilai berpotensi rawan tumbang. Sejumlah pohon di jalan utama juga telah diberi penanda berupa barcode.

“Pohon-pohon tersebut sudah dipetakan, namun mungkin karena keterbatasan personel, waktu, dan banyaknya pohon yang berpotensi tumbang, belum semuanya bisa ditangani. Apalagi dengan cuaca ekstrem, pohon yang terlihat kuat atau bahkan yang sudah dipangkas pun tetap memiliki kemungkinan untuk tumbang,” jelas Rizky.

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bogor.

BPBD mengimbau warga tidak berteduh di bawah pohon besar ketika terjadi hujan lebat karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko pohon maupun dahan tumbang.

“Akhir-akhir ini hujan dan angin kencang cukup sering terjadi di Kota Bogor. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, dan yang terpenting jangan pernah berlindung di bawah pohon-pohon besar saat terjadi hujan lebat karena sangat berpotensi tumbang,” pungkas Rizky. ( Abi )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

x
x