226 Atlet Bersaing di Porprov XV Jabar 2026, Panahan Kota Bogor Hadirkan Pemanah Kelas Dunia

Ayatullah Humaeni
3 Nov 2026 09:20
News 0 2
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pertandingan cabang olahraga (cabor) panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 resmi dimulai di Lapangan GOR Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (3/11/2026).

Pada hari pertama pelaksanaan, kompetisi berlangsung lancar dengan kondisi cuaca cerah. Sebanyak 226 atlet putra dan putri dari 23 kabupaten/kota se-Jawa Barat turut ambil bagian dalam perebutan medali.

Ketua Panitia Cabor Panahan Porprov XV Jabar 2026, Muhammad Rizal Barnadi, mengatakan pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga 10 November 2026.

“Alhamdulillah hari ini adalah hari pertama lomba panahan Porprov ke-15. Dari pagi hingga saat ini berjalan dengan lancar, didukung oleh cuaca yang cukup baik. Pertandingan panahan ini akan berlangsung hingga 10 November, jadi kurang lebih satu minggu ke depan,” ujar Rizal di GOR Pajajaran, Selasa (3/11/2026).

Ia menjelaskan, persaingan antarkontingen pada ajang kali ini berlangsung ketat. Pasalnya, sejumlah atlet yang pernah berlaga di kompetisi internasional, termasuk Asian Games hingga Olimpiade, turut ambil bagian.

Menurutnya, persiapan masing-masing daerah juga terbilang matang melalui pemusatan latihan dan sejumlah uji coba sebelum menghadapi Porprov.

“Dari skor yang tercipta, hasilnya sangat merata dan ketat. Event ini diikuti oleh atlet-atlet yang sudah bertanding di Olimpiade dan Asian Games, sehingga kita harapkan dari Porprov ini lahir atlet berprestasi untuk tingkat nasional,” jelasnya.

Berdasarkan hasil sementara, sejumlah kontingen yang menunjukkan persaingan kuat di antaranya Kota Bekasi, Kota Bandung, dan Kabupaten Bogor yang diperkuat atlet Pelatnas.

Empat Medali Emas Diperebutkan pada Hari Pertama

Pada hari pertama pertandingan, terdapat empat medali emas dari nomor beregu yang diperebutkan.

Di nomor Recurve, kontingen Kota Bekasi dan Kota Bandung masing-masing berhasil mengamankan satu medali emas. Sementara itu, dua medali emas lainnya diperebutkan melalui nomor Compound pada sore hari.

Adapun Upacara Penyerahan Pengalungan Medali (UPP) dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026.

Sebagai tuan rumah, Kota Bogor menurunkan tujuh atlet dari kuota awal delapan atlet. Satu atlet lainnya berhalangan hadir.

“Kota Bogor menurunkan tujuh atlet, terdiri dari tiga orang di nomor standar nasional, dua orang di nomor Compound putri, dan dua orang di nomor Recurve putra,” ungkap Rizal.

Tim Medis Siaga Layani Atlet

Selain memastikan kelancaran pertandingan, panitia juga memperhatikan kondisi kesehatan para atlet selama kompetisi berlangsung.

Tim medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor disiagakan di area pertandingan untuk mengantisipasi keluhan kesehatan maupun cedera yang dialami peserta.

Rizal menyebutkan, sejauh ini terdapat beberapa atlet yang mengalami kelelahan dan cedera otot ringan. Namun, seluruh keluhan tersebut dapat segera ditangani petugas medis.

“Tadi tim medis dari Dinas Kesehatan langsung memberikan perawatan. Ada yang kecapekan atau cedera ringan, tapi tidak banyak, hanya satu-dua orang saja dan langsung tertangani. Semua berjalan aman,” pungkasnya.

x
x