
INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan MA Salmun, Kota Bogor, terus memasuki tahap persiapan. Untuk mendukung kelancaran proyek tersebut, penataan jaringan utilitas di sekitar lokasi menjadi salah satu hal yang terlebih dahulu harus dipastikan.
Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor serta instansi terkait pun turun langsung melakukan pengecekan ke titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan JPO.
Langkah ini dilakukan untuk mengetahui kondisi infrastruktur eksisting sekaligus mengantisipasi kemungkinan adanya jaringan utilitas yang beririsan dengan area pekerjaan konstruksi.
Manager Transmisi dan NRW Perumda Tirta Pakuan, Nasrul Zahar, menjelaskan bahwa pengecekan bersama tersebut menjadi bagian penting dalam menyamakan data dan pemetaan jaringan utilitas di kawasan Jalan MA Salmun.
Terlebih, keberadaan jaringan perpipaan maupun utilitas lainnya perlu diperhatikan agar tidak terdampak selama proses pembangunan berlangsung.
Nasrul menilai, koordinasi lintas instansi menjadi kunci untuk menghindari persoalan teknis yang berpotensi menghambat pengerjaan proyek.
“Melalui sinergi dan kolaborasi antar-instansi ini, kami berharap penataan jaringan utilitas dapat berjalan secara optimal. Dengan demikian, proses pembangunan JPO dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan berarti, serta pada akhirnya mampu meningkatkan kenyamanan, ketertiban, dan keselamatan bagi masyarakat luas yang beraktivitas di kawasan tersebut,” ujar Nasrul kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).
Ia menegaskan, Perumda Tirta Pakuan akan terus berkoordinasi dengan Pemkot Bogor dan pihak terkait untuk memastikan aspek utilitas menjadi perhatian selama persiapan hingga pelaksanaan pembangunan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap penyediaan fasilitas penyeberangan yang diharapkan dapat memberikan kemudahan dan meningkatkan keselamatan masyarakat, khususnya pejalan kaki di kawasan Jalan MA Salmun.
“Koordinasi jelas terus dilakukan secara intensif agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.

