Bupati Bogor Titip Pesan ke Kapolres Baru, Soroti Pemerataan Polsek di 40 Kecamatan

Nelly Sipayung
23 Okt 2026 01:42
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Bupati Bogor Rudy Susmanto menitipkan sejumlah pesan kepada Kapolres Bogor yang baru, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, terutama terkait pemerataan pelayanan keamanan di wilayah Kabupaten Bogor yang memiliki cakupan geografis luas.

Rudy berharap pergantian kepemimpinan di tubuh Polres Bogor tidak hanya menjaga kesinambungan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga memperkuat sinergi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Menurut Rudy, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan wilayah yang aman, sejuk, dan kondusif.

“Pemerintah Kabupaten Bogor dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih kepada AKBP Wikha Ardilestanto atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kapolres Bogor,” ujar Rudy pada awak media, Kamis (22/10/2026) malam.

Ia juga menyampaikan selamat datang kepada AKBP Arfan Zulkan Sipayung yang kini mengemban tugas sebagai Kapolres Bogor.

Rudy berharap berbagai program positif yang telah dijalankan pejabat sebelumnya dapat diteruskan, termasuk program sosial pembangunan rumah tidak layak huni yang dikenal dengan nama Rumah Asri.

Tak hanya itu, ia mendorong Kapolres Bogor yang baru memperkuat kolaborasi dengan kelompok masyarakat, Pokdarkamtibmas, organisasi kemasyarakatan, tokoh ulama, serta organisasi keagamaan.

“Bukan hanya menjaga kondusivitas wilayah, tetapi kita juga ingin berkolaborasi untuk melakukan percepatan-percepatan pembangunan yang ada di Kabupaten Bogor. Bukan hanya infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia,” katanya.

Soroti Keterbatasan Personel di 40 Kecamatan

Di balik harapan tersebut, Rudy turut menyoroti tantangan pemerataan jangkauan aparat keamanan di Kabupaten Bogor. Dengan wilayah yang mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, menurutnya, keberadaan personel TNI dan Polri belum sepenuhnya dapat menjangkau seluruh wilayah secara merata.

Ia pun berharap adanya pengembangan organisasi TNI dan Polri agar pelayanan keamanan semakin dekat dengan masyarakat.

“Kami menitipkan pesan, memang personel yang dimiliki oleh Polres Bogor maupun Kodim Bogor belum bisa menyentuh ke-40 kecamatan yang ada dikarenakan kendala tipologi Polres dan Kodim Bogor,” ungkapnya.

Rudy berharap ke depan setiap kecamatan dapat memiliki Polsek dan Koramil sehingga penyebaran aparat keamanan lebih merata.

“Kalau pun ada pengembangan organisasi di Kabupaten Bogor, mudah-mudahan di seluruh kecamatan bisa terbangun Polsek dan Koramil. Sehingga sebaran aparat yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bisa tersebar di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan se-Kabupaten Bogor,” lanjutnya.

Menurut Rudy, pemerataan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif hingga tingkat desa.

Tak Hanya Berpatokan pada 100 Hari Kerja

Terkait harapan terhadap Kapolres Bogor yang baru, Rudy menegaskan bahwa kinerja seorang pejabat tidak semestinya hanya dilihat dari capaian dalam 100 hari pertama.

Ia menilai masa pengabdian yang panjang membutuhkan kesinambungan program, kolaborasi, dan komitmen untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Karena kita tidak bisa melihat hanya 100 hari kerja, karena program beliau cukup panjang,” ujarnya.

Rudy mengaku optimistis Kapolres baru dapat menjalankan amanahnya di Kabupaten Bogor. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut mampu menjaga keamanan sekaligus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Dengan tantangan wilayah yang luas serta kebutuhan pelayanan keamanan yang menjangkau hingga pelosok, sinergi lintas sektor dan pemerataan kehadiran aparat menjadi pekerjaan penting dalam menjaga kondusivitas Kabupaten Bogor ke depan.

x
x