
Bekasi, Infopantulan.com – Skuad Futsal Putra Kabupaten Bogor memastikan tiket semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Bandung dengan skor 5-4 pada laga babak delapan besar. Pertandingan berlangsung di GOR Bang Yan, Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu (4/11/2026), dan berjalan ketat hingga menit-menit akhir.
Di atas lapangan yang menuntut fokus tinggi, kemenangan itu diraih lewat lima gol dari para pemain Kabupaten Bogor. Pelatih M Yoga menurunkan tim yang mampu merespons perlawanan lawan, sementara Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor Arif Rochmawan hadir menyaksikan langsung jalannya pertandingan dan memberikan dukungan selama laga berlangsung.
Dalam pertandingan delapan besar tersebut, Kabupaten Bogor unggul dengan skor akhir 5-4, sebuah hasil yang menunjukkan duel berjalan rapat sejak awal. Gol-gol kemenangan Kabupaten Bogor dicetak Fariz Fadhila Slawat Siregar pada menit 10, Achmat Nabil pada menit 11, lalu Muhammad Farhan pada menit 33. Setelah itu, Andhika Ramadhan menambah keunggulan pada menit 37 dan 38, membuat pertandingan semakin sulit dikejar oleh lawan.
Sebaliknya, Kabupaten Bandung mampu membalas dengan empat gol yang juga datang pada momen-momen krusial. Naja Hamalah mencatatkan gol pada menit 5 dan menit 39, Muhammad Yusuf Nur Sholeh mencetak gol pada menit 26, serta Najib Hidayah Nur Alam menutup perolehan gol pada menit 38. Pola ini membuat selisih skor beberapa kali berubah, sehingga tensi pertandingan tetap tinggi sampai peluit akhir.
Kemenangan ini tidak hanya soal hasil akhir, tetapi juga tentang bagaimana tim menjaga ritme permainan. Pelatih M Yoga mengarahkan skuad untuk tetap efektif saat peluang muncul, terutama ketika laga memasuki fase-fase akhir yang biasanya menentukan. Ledakan gol beruntun pada menit 37 dan 38 menjadi bukti bahwa Kabupaten Bogor mampu memaksimalkan momentum, sekaligus memaksa Kabupaten Bandung bermain lebih terburu-buru.
Penampilan yang konsisten dari para pencetak gol juga memperlihatkan bahwa susunan serangan Kabupaten Bogor tidak bergantung pada satu pemain saja. Dengan penyebaran gol di beberapa menit, tim lebih sulit diprediksi, dan ruang untuk melakukan pressing atau memanfaatkan transisi menjadi lebih terbuka.
Arif Rochmawan, selaku Ketua KONI Kabupaten Bogor, hadir langsung di GOR Bang Yan. Kehadirannya bukan sekadar formalitas, karena selama pertandingan berlangsung ia memberikan dukungan yang terlihat dari sorak-sorai selama kurang lebih 20 menit x 2 pertandingan. Atmosfer dukungan seperti ini sering menjadi pemantik semangat bagi pemain, khususnya ketika pertandingan sudah memasuki babak yang menentukan seperti delapan besar.
Selain Arif Rochmawan, laga juga disaksikan Wakil III Kontingen wilayah Kota Bekasi Arif Rahman, Ketua Bidang Pertandingan Dedi Budi Sumardi, Ketua AFKAB Bogor Ade Kurniawan, Manager Putra Hendri Aji, serta pemain putri. Kehadiran unsur-unsur tersebut menunjukkan bahwa persiapan Porprov melibatkan koordinasi lintas posisi, baik di sisi teknis maupun pendampingan tim.
Usai pertandingan, Arif Rochmawan memberikan motivasi kepada kapten pemain, Muhammad Kaka. Ia menyatakan bonus spontan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim, mulai dari babak penyisihan hingga berhasil menembus semifinal. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks dukungan kepada pemain, pelatih, official, dan pengurus AFKAB yang bekerja sepanjang rangkaian pertandingan.
“Ini bonus kecil dari saya atas perjuangan keras kalian selama babak penyisihan hingga lolos ke babak semifinal pada Porprov XV Jabar 2026,” kata Arif Rochmawan.
Lebih lanjut, ia juga menekankan agar seluruh pihak menjaga fokus menghadapi semifinal. Ia meminta pemain dan pendamping untuk mengarahkan perhatian pada pertandingan berikutnya melawan Kota Bandung yang dijadwalkan pada 8 November 2026. Pada momen yang sama, ia juga menyampaikan bahwa Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan salam serta berpesan agar para pemain menjaga kesehatan dan bertanding dengan jiwa ksatria.
Selain apresiasi dari Ketua KONI, Wakil III Kontingen wilayah Kota Bekasi Arif Rahman juga memberikan bonus kepada tim. Besaran bonus yang disebutkan adalah Rp5 juta, dengan dasar perhitungan dari lima gol yang dicetak pemain Kabupaten Bogor. Skema ini membuat setiap gol memiliki nilai langsung, sehingga pemain terdorong untuk tetap menjaga efektivitas hingga akhir pertandingan.
“Sesuai janji saya, satu gol 1 juta. Jadi sekarang ada 5 gol maka saya kasih lima juta,” kata Arif Rahman.
Ia juga menambahkan bahwa bila tim mampu mencetak gol lebih banyak saat menghadapi Kota Bandung, nilai bonus berpotensi meningkat. Dengan cara seperti ini, semifinal nanti bukan hanya soal mengejar kemenangan, melainkan juga mempertahankan ketajaman penyelesaian akhir agar peluang bonus tetap terbuka.
Kemenangan 5-4 membawa konsekuensi langsung bagi Kabupaten Bogor karena tim kini tinggal selangkah lebih dekat untuk memperebutkan prestasi di Porprov XV Jabar 2026. Bagi warga pendukung dan elemen KONI maupun AFKAB, keberhasilan menembus semifinal biasanya menjadi indikator bahwa pembinaan futsal berjalan, terutama setelah tim mampu mengatasi tekanan di laga delapan besar yang berlangsung di Kota Bekasi.
Dalam konteks jadwal, semifinal melawan Kota Bandung pada 8 November 2026 menjadi titik fokus berikutnya. Artinya, persiapan teknis dan pemulihan fisik setelah pertandingan ketat 4-5 gol akan menjadi bagian penting agar skuad bisa tampil maksimal, apalagi dengan target melanjutkan momentum yang sudah dibangun sejak babak penyisihan.

