
INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor mulai mempersiapkan kualitas demokrasi menjelang Pemilu 2029. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mencetak 50 agen demokrasi melalui program Pusat Literasi dan Edukasi Pemilu (PRESTASI) angkatan kedua.
Puluhan peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, pemuda, pelajar, hingga masyarakat umum tersebut dipersiapkan menjadi penyambung informasi kepemiluan di lingkungan masing-masing.
Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Kabupaten Bogor, Asep Saepul Hidayat, mengatakan program PRESTASI menjadi salah satu upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya demokrasi, termasuk kesadaran menggunakan hak pilih dalam pemilu.
Menurutnya, para peserta akan mendapatkan pembekalan selama lima pekan dengan pertemuan satu kali setiap minggu.

Setelah mengikuti seluruh rangkaian pembekalan, mereka diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan demokrasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Tujuannya agar mereka menjadi agen demokrasi di setiap tempat atau wilayahnya masing-masing. Mereka akan menyampaikan pentingnya memilih, tujuan demokrasi, dan berbagai hal lainnya terkait kepemiluan,” ujar Asep.
Ia menilai persiapan menuju Pemilu 2029 tidak bisa dilakukan secara mendadak. Terlebih, Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang sangat luas dengan jumlah penduduk mencapai sekitar enam juta jiwa.
Berdasarkan data Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III 2026, jumlah pemilih di Kabupaten Bogor tercatat mencapai 4.113.000 orang.
Dengan jumlah tersebut, Kabupaten Bogor memiliki tantangan besar dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan informasi kepemiluan secara merata.
Apalagi, wilayah Kabupaten Bogor terdiri dari 40 kecamatan serta 435 desa dan kelurahan. Kondisi itu membuat sosialisasi demokrasi tidak mungkin hanya mengandalkan jajaran penyelenggara pemilu.
“Jumlah sebanyak itu tidak mungkin hanya dilakukan oleh kami sebagai penyelenggara. Harus melibatkan seluruh unsur masyarakat yang ada,” jelasnya.
Asep berharap 50 peserta PRESTASI angkatan kedua dapat menjadi kepanjangan tangan KPU dalam menyebarluaskan edukasi demokrasi hingga ke tingkat masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris KPU Kabupaten Bogor, Hangga Pramaditya, menjelaskan PRESTASI merupakan bagian dari komitmen lembaganya untuk meningkatkan partisipasi pemilih sekaligus memperluas literasi masyarakat mengenai penyelenggaraan pemilu.
Program tersebut telah dipersiapkan sejak awal 2026 dan dilaksanakan dalam dua angkatan atau batch. Setiap angkatan menjalani lima kali pertemuan dengan jadwal satu kali dalam sepekan.
Saat ini, program tersebut telah memasuki angkatan kedua dengan tetap melibatkan unsur kepemudaan, pelajar, dan masyarakat umum.
Hangga mengungkapkan, KPU Kabupaten Bogor mencatat tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 berada di angka sekitar 85 persen.
Capaian tersebut diharapkan tidak hanya dipertahankan, tetapi juga meningkat pada Pemilu 2029 mendatang.
“Kami ingin angka partisipasi itu terus meningkat. Para peserta PRESTASI nantinya menjadi agen KPU untuk menyosialisasikan berbagai hal yang berkaitan dengan kepemiluan,” ungkap Hangga.
Tak hanya menjadi penggerak sosialisasi, para peserta juga berpotensi memiliki peran dalam mendukung kebutuhan sumber daya manusia penyelenggara pemilu.
Menurut Hangga, jaringan peserta PRESTASI dapat menjadi salah satu sarana penjaringan masyarakat yang nantinya berpeluang terlibat sebagai badan ad hoc ketika tahapan Pemilu 2029 berlangsung.
Ia berharap generasi muda, khususnya warga Kabupaten Bogor, mampu mengambil peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Harapan kami, seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Bogor dan kaum kepemudaan, bisa memberikan peran strategis dalam pelaksanaan pemilu. Sehingga Pemilu 2029 nanti secara kualitas bisa lebih baik,” pungkasnya.

