
INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pencarian Bayu Zulkarnaen (35), ASN Pemerintah Kota Bogor yang diduga hanyut di Sungai Cisadane, masih menjadi perhatian sejumlah pihak. Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PAN, Hakanna, turun langsung meninjau proses pencarian sekaligus menemui keluarga korban.
Hakanna mendatangi lokasi pencarian pada Sabtu (15/8/2026) untuk melihat secara langsung upaya Tim SAR gabungan dalam mencari keberadaan Bayu. Ia mengapresiasi kegigihan personel yang terus menyisir aliran Sungai Cisadane meski medan pencarian cukup menantang.
Menurutnya, dukungan terhadap petugas SAR perlu dijaga agar seluruh proses pencarian dapat berlangsung secara optimal.
“Alhamdulillah saya lihat tadi tim SAR-nya juga sudah terus berupaya, berikhtiar supaya segera menemukan korban tersebut,” kata Hakanna.
Tak hanya meninjau lokasi, Hakanna bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor dan jajaran juga mendatangi rumah keluarga Bayu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan penguatan kepada keluarga yang masih menanti kabar mengenai keberadaan korban.
Ia menyebut kondisi keluarga saat ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar tetap kuat menghadapi musibah tersebut.
“Tadi juga dengan Pak Sekda beserta jajaran ke rumah keluarga, kita menengoklah. Memang dalam keadaan keluarga juga drop dan kita doakan mudah-mudahan keluarga juga diberikan ketabahan,” ujarnya.
Hakanna juga meminta pemerintah dan pihak terkait tidak hanya berfokus pada proses pencarian, tetapi turut memperhatikan kebutuhan keluarga selama operasi SAR berlangsung.
Ia menilai bantuan maupun santunan dapat menjadi bentuk kepedulian pemerintah kepada keluarga Bayu yang tengah menghadapi situasi sulit.
“Kita juga harus memberikan perhatian kepada keluarga korban. Mereka tentu dalam kondisi yang sangat berat dan membutuhkan dukungan. Saya berharap ada santunan atau bantuan yang dapat diberikan kepada keluarga, sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah keluarga yang sedang mengalami musibah,” tuturnya.
Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Hakanna berharap tim SAR segera mendapatkan petunjuk mengenai keberadaan Bayu. Ia berharap upaya yang dilakukan sejak hari pertama dapat membuahkan hasil.
“Karena ini sudah masuk di hari ketiga. Harapan sih hari ini menemukan titik terang,” katanya.
Bayu sebelumnya dilaporkan diduga terjatuh dan terbawa arus Sungai Cisadane di wilayah perbatasan Kelurahan Cipaku dan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (13/8/2026) malam.
Dalam operasi pencarian, Tim SAR gabungan menyisir sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban. Petugas juga melakukan penyelaman pada bagian sungai yang memiliki kedalaman serta sedongan atau celukan.
Penyisiran dilakukan pula melalui air dengan berjalan kaki. Untuk memperbesar peluang menemukan korban, area pencarian diperluas hingga sekitar 300–400 meter dari titik awal, dengan pola penyisiran dalam rentang sekitar 10 meter.

