google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Dedie berharap partisipasi warga bisa menjadi energi tambahan bagi atlet Kota Bogor. Ia juga mengingatkan bahwa pada November 2026, Kota Bogor akan menjadi tuan rumah Porprov ke-XV, sehingga masyarakat diharapkan hadir menyaksikan, mendukung, dan memberikan support kepada para atlet.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana, membacakan sejarah singkat Haornas 2026 yang diperingati setiap 9 September. Anas menjelaskan bahwa Haornas selama ini dipakai sebagai momentum untuk membangun kesadaran serta budaya olahraga di masyarakat.
Ia memaparkan, semangat awal Haornas berangkat dari upaya mempertahankan eksistensi dan persatuan bangsa. Namun, tantangan yang dihadapi kini berkembang, sehingga olahraga perlu diposisikan sebagai kebiasaan hidup. Perubahan fokus ini, menurut Anas, membuat olahraga tidak hanya berhenti pada ajang kompetisi, melainkan berkembang menjadi kebutuhan yang dirasakan luas oleh masyarakat.
Dalam acara tersebut, Dedie Rachim menyerahkan penghargaan kepada tokoh olahraga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam memajukan dunia olahraga di Kota Bogor. Penghargaan diberikan kepada Basuki sebagai tokoh yang berjasa mengembangkan olahraga prestasi, serta Kusnandar yang dinilai berperan dalam memajukan olahraga disabilitas.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Sugeng Riyadi yang berjasa dalam mendorong olahraga masyarakat di Kota Bogor. Dedie menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para penerima penghargaan yang dinilai menjadi inspirasi untuk meningkatkan keolahragaan daerah, sekaligus sejalan dengan kebijakan Pemkot yang berkomitmen pada pembinaan dan peningkatan sarana serta prasarana.


Tidak ada komentar