google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Mereka hanya mengikuti arahan dua orang koordinator. Yang satu menarik, yang lain menahan, kemudian disamakan lagi ritmenya agar bendera bisa naik dengan baik,” jelasnya.
Bendera yang dikibarkan memiliki bobot sekitar 100 kilogram, sehingga membutuhkan banyak personel untuk mengangkat dan menaikkannya. Bendera tersebut merupakan hasil karya yang dibuat sekitar dua pekan pada tahun lalu dan kembali digunakan setelah dilakukan sejumlah perbaikan pada bagian yang sempat sobek.
Wahyudi menegaskan konsep yang diusung bukan sekadar membentangkan kain Merah Putih, melainkan benar-benar melakukan penaikan bendera dari bawah menuju titik tertinggi.
“Prinsipnya ini adalah penaikan bendera. Jadi benderanya benar-benar dibawa dari bawah ke atas, bukan sudah berada di atas lalu dibentangkan,” katanya.
Ide pengibaran bendera berukuran besar ini berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran sebagai upaya menghadirkan sesuatu yang berbeda dalam perayaan Hari Kemerdekaan sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme seluruh personel.


Tidak ada komentar