google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Hadir di kelas E putri, Bulan Syariefani membuat sejumlah lawannya gentar. Atlet yang sempat dibina di sekolah khusus olahragawan (SKO) Kemenpora, Cibubur ‘turun gunung’ membela daerah asalnya Kota Bogor. Pada Final, kemunculan pertandingan Bulan yang ditunggu banyak orang menjadi sebuah “hiburan”, lawan tandingnya dari kontingen Kabupaten Bandung Barat malah mengundurkan diri dengan alasan cedera membuat penonton yang tadinya tegang berubah tertawa dan kebingungan.
Head Coach Solihin mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang tampil penuh disiplin, semangat juang, dan sportivitas sepanjang kejuaraan.
“Prestasi ini merupakan hasil dari proses latihan yang panjang dan konsisten. Saya bangga dengan perjuangan seluruh atlet. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan membawa nama Kota Bogor semakin harum di tingkat Jawa Barat maupun nasional,” ujar Solihin.
Dengan raihan 5 emas, 6 perak, dan 6 perunggu, Kota Bogor tidak hanya menyamai jumlah medali emas para pesaing utamanya, tetapi juga membuktikan kedalaman kualitas atlet melalui keunggulan perolehan medali perak.


Tidak ada komentar