Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Mulai Hari Ini Hingga Besok Sekolah di Kabupaten Bogor PJJ

Nelly Sipayung
7 Sep 2026 10:26
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mulai menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Untuk melindungi para pelajar dari paparan abu vulkanik, Pemkab Bogor menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama dua hari, Senin (7/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026).

Kebijakan tersebut diambil setelah adanya instruksi dari Gubernur Jawa Barat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak sebaran abu vulkanik di wilayah Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan pelaksanaan PJJ akan dievaluasi kembali dengan melihat perkembangan kondisi di lapangan.

“Gubernur Jawa Barat sudah memberikan instruksi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan kami menerapkan sebuah kebijakan di hari Senin tanggal 7 September 2026 hingga tanggal 8 September 2026, yang akan kami evaluasi kembali melihat perkembangan ke depan,” kata Rudy, Senin (7/9/2026).

Rudy meminta seluruh sekolah mengarahkan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring selama kebijakan tersebut berlangsung.

“Kami memberikan surat edaran imbauan kepada seluruh sekolah-sekolah agar melakukan sistem pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh,” ujarnya.

Menurut Rudy, keselamatan siswa menjadi pertimbangan utama dalam penerapan PJJ. Para pelajar diminta tetap berada di rumah untuk mengurangi risiko terpapar abu vulkanik.

“Anak-anak kita, aset terpenting Kabupaten Bogor, aset terpenting bangsa Indonesia, berada di rumahnya masing-masing dan meminimalisir terpapar atau terkena abu vulkanik yang terjadi di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Meski siswa belajar dari rumah, aktivitas di lingkungan sekolah tidak berhenti. Rudy meminta kepala sekolah, guru, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) tetap datang ke sekolah untuk melakukan pembersihan lingkungan sekolah.

“Kami pun meminta kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah Kabupaten Bogor, para kepala sekolah, para guru, Senin, Selasa, untuk tetap hadir ke sekolahnya masing-masing, kita lakukan pembersihan bersama-sama dibantu oleh seluruh jajaran organisasi pemerintah daerah Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Selain sektor pendidikan, Pemkab Bogor juga menyiapkan langkah perlindungan bagi masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan.

Rudy menyebut Dinas Kesehatan akan membagikan masker secara gratis, khususnya kepada pengendara kendaraan bermotor yang beraktivitas di wilayah Kabupaten Bogor.

“Dinas Kesehatan akan melakukan optimalisasi membagikan masker secara gratis kepada pengendara kendaraan bermotor yang ada di Kabupaten Bogor,” katanya.

Rudy juga mengajak pihak swasta ikut membantu masyarakat yang terdampak sebaran abu vulkanik. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor dan potensi dampak yang ditimbulkan.

“Bogor cukup luas, Bogor cukup besar, kami pun mengajak peran serta aktif dari pihak swasta untuk langsung membantu masyarakat yang terdampak di wilayah Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

x
x