google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

November 2026, Pemkot Bogor Targetkan Groundbreaking PSEL Kayumanis

Ayatullah Humaeni
22 Jul 2026 07:30
3 menit membaca

“Nanti ada FABA Plant untuk mengolah residu Fly Ash dan Bottom Ash. Hasil pengolahan residu ini bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat sebagai bahan baku pembuatan batako, paving block, hingga kanstin,” ungkap Setiawati.

Ia menjelaskan pembangunan PSEL merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN. Pemerintah Kota Bogor bertanggung jawab menyiapkan lahan serta menjamin pasokan sampah, sedangkan investasi utama berasal dari kementerian terkait bersama Danantara. Adapun listrik yang dihasilkan nantinya akan diserap oleh PT PLN (Persero).

Setiawati menambahkan, kebutuhan bahan baku sampah untuk PSEL akan dipenuhi melalui kerja sama regional. Selain Kota Bogor, pasokan sampah juga akan berasal dari wilayah sekitar, termasuk Kota Depok.

Saat ini, pembangunan akses jalan menuju lokasi sepanjang 1,3 kilometer dari total rencana 1,7 kilometer telah selesai dikerjakan. Sementara proses perizinan dan penyelesaian teknis lainnya masih berjalan bersamaan.

“Saat ini pembangunan akses jalan menuju lokasi sepanjang 1,3 kilometer dari total target 1,7 kilometer telah rampung. Sementara itu, proses perizinan dan pematangan teknis lainnya masih terus berlangsung secara paralel,” ujarnya.

Pemkot Bogor menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking PSEL Kayumanis dapat dilaksanakan pada November 2026. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi tonggak baru pengelolaan sampah modern di Kota Bogor sekaligus mendukung penyediaan energi ramah lingkungan dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x