Diduga Berawal dari Kebocoran Gas, Kebakaran Hanguskan Tujuh Bangunan di Kiaracondong Bandung

Ayatullah Humaeni
5 Agu 2026 10:07
Peristiwa 0 57
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BANDUNG- Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Stasiun Lama, Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (5/8/2026) siang. Diduga, kebakaran dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG 3 kilogram saat salah seorang warga sedang memasak.

Kobaran api yang disertai asap hitam pekat dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Dalam waktu sekitar 30 menit, sedikitnya tujuh bangunan yang terdiri dari rumah dan warung milik warga hangus terbakar.

Warga berupaya memadamkan api secara mandiri sembari menunggu kedatangan petugas. Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman cukup sulit karena lokasi permukiman yang berdekatan.

Mendapat laporan kejadian, petugas gabungan dari Polsek Kiaracondong, Polrestabes Bandung, Tim Inafis, dan Satreskrim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan, olah tempat kejadian perkara, serta pendataan terhadap bangunan yang terdampak.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Setelah melakukan upaya pemadaman selama kurang dari satu jam, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Menurut keterangan warga di lokasi, api pertama kali terlihat berasal dari salah satu rumah yang saat itu sedang digunakan untuk memasak. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran tabung gas LPG 3 kilogram yang kemudian memicu kebakaran.

Sementara itu, Kapolsek Kiaracondong, Kompol Sumartono, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan apakah insiden tersebut dipicu oleh kebocoran tabung gas, korsleting listrik, atau faktor lainnya,” katanya, Rabu (5/8/2026).

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung, sementara petugas juga melakukan pendataan terhadap kerugian yang dialami para korban kebakaran.

x
x