google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM – Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya akan segera direalisasikan setelah sebelumnya dua kali mengalami penundaan jadwal. Pemerintah menargetkan peletakan batu pertama atau ground breaking dilakukan pada 17 September, menyusul hasil rapat koordinasi terkait kesiapan lahan dan proses perizinan. Ini menjadi langkah yang ditujukan untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah di wilayah Bogor Raya dengan pendekatan waste to energy.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa penjadwalan ulang tersebut merupakan bagian dari pembahasan lanjutan dengan pihak Kementerian Koordinator, khususnya mengenai keterkaitan tahapan pembangunan PSEL Bogor Raya 1. Menurutnya, target dimulainya peletakan batu pertama pada 17 September telah dipatok setelah rapat koordinasi pada Selasa, 1 September 2026.
Dedie menjelaskan bahwa pertemuan membahas finalisasi kesiapan lahan serta keterkaitan dengan proses perizinan pembangunan PSEL Bogor Raya 1. Dari pembahasan itu, jadwal peletakan batu pertama direncanakan berlangsung pada 17 September. Fokus pada dua aspek tersebut, lahan dan perizinan, menunjukkan bahwa hambatan utama sebelumnya kemungkinan berada pada kesiapan administratif maupun teknis yang belum benar-benar rampung.
Penundaan yang terjadi dua kali sebelumnya membuat proyek ini menunggu kepastian tahapan. Dengan adanya penetapan tanggal ground breaking, pemerintah berupaya mengembalikan ritme pelaksanaan proyek agar tidak terus bergeser. Bagi publik, penjadwalan ini juga penting karena proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik biasanya membutuhkan tahapan persiapan yang berlapis, mulai dari kesiapan tapak hingga sinkronisasi dokumen izin.


Tidak ada komentar