google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperkuat langkah percepatan penanganan Angka Tidak Sekolah (ATS) dengan menyatukan langkah para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Upaya tersebut dilakukan melalui rapat sinergitas yang melibatkan pengawas sekolah, penilik, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), PKBM, organisasi mitra PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas), serta perangkat daerah dan aparatur wilayah dari enam kecamatan.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa penanganan ATS membutuhkan kolaborasi aktif dari seluruh pihak, termasuk aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan yang dinilai memiliki peran penting dalam menjangkau warga yang putus sekolah.


Tidak ada komentar