google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Selama semua stakeholder saling berkoordinasi, kita harus jemput bola. Kasi Kemas dari kecamatan dan kelurahan juga harus giat lagi door to door kepada warga yang putus sekolah,” ujar Jenal Mutaqin saat rapat sinergitas di Hotel Onih, Kamis (6/8/2026).
Ia menjelaskan, berbagai faktor seperti kondisi ekonomi keluarga, akses menuju sekolah, hingga kebutuhan perlengkapan pendidikan masih menjadi penyebab anak tidak melanjutkan sekolah. Namun, menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai solusi agar hambatan tersebut dapat diatasi.
“PKBM itu gratis, dan lokasinya juga dekat. Alat-alat sekolah juga kita berikan. Saya rasa tidak ada lagi alasan untuk tidak bersekolah,” tegasnya.


Tidak ada komentar