
INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Antusiasme masyarakat Kota Bogor terlihat dalam pelaksanaan Kirab Bendera Merah Putih yang menjadi salah satu rangkaian Festival Merah Putih (FMP) 2026.
Kirab tersebut menampilkan lima rangkaian Bendera Merah Putih yang dibawa secara bersama-sama oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari TNI, Polri, pelajar, marching band hingga komunitas dan kelompok masyarakat lainnya.
Ketua Festival Merah Putih (FMP) 2026, Syahril M. Said, mengatakan kirab menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, tetapi juga menjadi sarana untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu bangsa.
“Acara Festival Merah Putih tahun ini ada 17 kegiatan. Salah satu kegiatan yang ramai dikunjungi kira-kira Kirab ini. Acara ini mengingatkan kita pada perjuangan bangsa yang telah dilakukan oleh pendahulu-pendahulu kita,” kata Syahril.
Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut menjadi hal penting. Sebab, semangat nasionalisme diharapkan tidak hanya ditanamkan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap daerah tempat mereka tinggal.
“Kita berharap pada saat inilah anak-anak muda yang banyak datang. Jadi generasi-generasi muda, Gen Z itu, kita berharap lebih aktif untuk melindungi kotanya, melihat peluang apa yang ada di kotanya, supaya Kota Bogor di tahun-tahun ke depan lebih bagus lagi daripada tahun sekarang,” ujarnya.
Syahril menjelaskan, kirab menempuh jarak sekitar 3 kilometer. Sebanyak lima rangkaian bendera Merah Putih dibawa oleh sekitar 250 orang untuk setiap rangkaiannya.
Dengan demikian, sedikitnya 1.250 orang terlibat langsung membawa lima rangkaian bendera tersebut. Mereka menjadi bagian dari total peserta yang juga melibatkan enam marching band dan sekitar 60 elemen masyarakat Kota Bogor.
Menariknya, lima rangkaian Bendera Merah Putih dalam kirab tersebut memiliki makna tersendiri. Masing-masing rangkaian merepresentasikan lima sila dalam Pancasila.
“Setiap rangkaian di acara ini ada lima rangkaian yang melambangkan sila dari Pancasila. Jadi satu bendera itu dipegang oleh sekitar 250 orang. Ada lima, itu saja sudah 1.250, belum yang lain, yang marching band dan elemen-elemen masyarakat yang ikut serta,” jelas Syahril.
Ia menyebut Kirab Merah Putih merupakan salah satu agenda puncak dalam rangkaian FMP 2026. Namun, masih terdapat agenda besar lainnya yang akan digelar pada Agustus ini.
Salah satunya Festival Kopi Legendaris yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Sempur pada 21-23 Agustus 2026.
“Ini salah satu acara puncak. Tapi nanti acara puncak lagi ada Festival Kopi Legendaris di Sempur dilaksanakan pada tanggal 21 sampai 23 Agustus ini. Kami berharap teman-teman bisa ikut serta dan nanti bisa menikmati kopi-kopi legendaris di seluruh Kota Bogor,” tutupnya.

