google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM – Penutupan pendakian Gunung Gede Pangrango diperpanjang hingga batas waktu yang belum ditentukan. Langkah ini diambil setelah kebakaran melanda sejumlah titik di kawasan gunung tersebut, sementara proses penanganan pascakebakaran masih berlangsung.
Penutupan ini diumumkan oleh Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Agus Deni, pada Senin 31 Agustus 2026. Menurutnya, masih ada potensi kebakaran hutan di area Gunung Gede Pangrango, sehingga kegiatan pendakian harus dihentikan sementara untuk menjaga keselamatan pendaki, pengunjung wisata, masyarakat, serta penggiat alam bebas.
Agus Deni menegaskan bahwa penutupan tidak bersifat sementara dengan tanggal pasti, melainkan mengikuti kondisi lapangan. Fokus utamanya adalah pencegahan kebakaran selama musim kemarau, karena kondisi kering dapat mempercepat penyalaan ulang di titik-titik yang telah terbakar atau area yang masih menyimpan risiko.
Selain aspek kebakaran, pengelola juga perlu memastikan keamanan jalur dan kondisi kawasan yang terdampak. Kebakaran di lereng gunung kerap meninggalkan perubahan pada vegetasi, kestabilan jalur, serta potensi munculnya titik panas atau gas yang perlu dipantau. Karena itu, aturan penutupan menjadi bagian dari manajemen risiko yang lebih menyeluruh, bukan sekadar menghentikan akses sementara.
Petugas gabungan melaporkan bahwa kondisi kawasan mulai membaik. Kepulan asap di area kawah Wadon tidak lagi tampak, dan titik api di lokasi lain juga tidak terlihat. Meski demikian, pengelola tetap melakukan monitoring karena dinamika pascakebakaran pada kawasan gunung api dapat berubah mengikuti cuaca, kelembapan, dan kondisi permukaan.


Tidak ada komentar