google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Musik dari Barang Bekas, Semangat Persatuan Bergema di Festival Kemerdekaan Sentul City

Nelly Sipayung
2 Sep 2026 12:29
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Dentingan panci, tabuhan galon bekas, ember cat, hingga kaleng yang biasanya dianggap tak lagi berguna, mendadak berubah menjadi alunan musik penuh energi di Taman Budaya Sentul City, Kabupaten Bogor.

Suara-suara sederhana itu berpadu dengan gerakan tari Nusantara yang dibawakan anak-anak dan remaja dalam Festival Kemerdekaan HUT ke-81 Republik Indonesia, Minggu (30/8/2026).

Penampilan bertajuk “Kita Indonesia” menjadi salah satu suguhan yang mencuri perhatian warga. Bukan hanya karena warna-warni pakaian adat dan ragam tarian dari berbagai daerah, tetapi juga karena irama perkusi unik yang dimainkan menggunakan barang-barang bekas.

Galon, panci, ember bekas cat hingga kaleng disulap menjadi alat musik. Di tangan para pemainnya, benda-benda yang sebelumnya mungkin hanya berakhir sebagai limbah justru menghasilkan harmoni yang mengundang decak kagum penonton.

Marisa Sutanto dari Kita Indonesia, yang tampil sebagai pemain drummer panci, mengatakan pertunjukan tersebut ingin menunjukkan bahwa keterbatasan dan kesederhanaan pun dapat melahirkan sesuatu yang indah.

“Jadi isinya itu barang-barang bekas seperti galon, panci, ember bekas cat, kaleng bekas, yang disatukan jadi suaranya indah. Dari keterbatasan, kita menghasilkan harmoni yang indah untuk kesenian dan dipadukan dengan tarian daerah,” ungkap Marisa.

Lebih dari sekadar pertunjukan seni, panggung “Kita Indonesia” juga membawa pesan tentang keberagaman. Tarian dari Papua, Kalimantan, Sumatra hingga Betawi dipertemukan dalam satu koreografi yang memadukan gerakan tradisional dan sentuhan modern.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x