Chyntia menilai keterlibatan langsung anak-anak dan remaja dalam kegiatan seni budaya menjadi cara yang lebih bermakna untuk mengenalkan Indonesia kepada generasi penerus.
“Anak-anak dan remaja harus terlibat aktif. Saat mereka tampil menarikan budaya Nusantara, mereka belajar mencintai Indonesia melalui pengalaman nyata, bukan sekadar teori,” katanya.
Di tengah tabuhan panci dan galon bekas, serta langkah-langkah kecil para penari yang membawa ragam budaya Nusantara, Festival Kemerdekaan di Sentul City menghadirkan pesan sederhana namun kuat.
Namun seperti berbagai bunyi dari barang bekas yang mampu menghasilkan musik indah ketika dimainkan bersama, keberagaman pun dapat menjadi kekuatan ketika seluruh perbedaan berjalan dalam satu irama.
Melalui seni, musik dan kreativitas generasi muda, Festival Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Taman Budaya Sentul City tak sekadar menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga ruang untuk kembali mengingat arti kebersamaan.
Sebab pada akhirnya, dari panci bekas hingga tarian Nusantara, semuanya menyampaikan pesan yang sama: berbeda bukan untuk terpisah, tetapi untuk saling melengkapi sebagai Indonesia.
Tidak ada komentar