Pemkot Bogor Pastikan Venue Porprov Jabar 2026 Siap Digunakan

Riky Iskandar
7 Okt 2026 12:34
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai memfinalisasi sejumlah venue yang akan digunakan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Salah satu fokus persiapan berada di kawasan Green Forest, Kelurahan Pamotanan, Kecamatan Bogor Selatan, yang akan menjadi kluster pertandingan sejumlah cabang olahraga.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, Kota Bogor mendapat mandat untuk menjadi tuan rumah 25 cabang olahraga (cabor) dalam ajang Porprov XV. Namun, tidak seluruh pertandingan dilaksanakan di wilayah Kota Bogor.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 cabor akan digelar di Kota Bogor, sedangkan lima cabor lainnya ditempatkan di luar daerah karena menyesuaikan ketersediaan fasilitas dan sarana pertandingan.

“Kita itu mendapatkan tanggung jawab untuk menyelenggarakan 25 cabang olahraga. Dari 25 itu, meskipun tanggung jawab di bawah Koni Kota Bogor, 5 di antaranya dilaksanakan di luar Kota Bogor karena beberapa pertimbangan, misalnya terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana,” kata Dedie saat meninjau venue di Green Forest, Rabu (7/10/2026).

Green Forest menjadi salah satu lokasi utama penyelenggaraan Porprov di Kota Bogor. Kawasan tersebut disiapkan untuk menjadi homebase tujuh cabor, yakni dansa, binaraga, anggar, petanque, angkat besi dan arung jeram.

Menurut Dedie, lokasi tersebut diperkirakan akan menjadi pusat aktivitas sekitar 1.000 orang selama pelaksanaan pertandingan. Jumlah itu mencakup atlet, official dan panitia.

Berdasarkan hasil peninjauan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), kondisi sarana dan prasarana di Green Forest secara umum dinilai telah memenuhi kebutuhan pertandingan.

“Kelihatannya sudah clear dan siap untuk dimanfaatkan dalam rangka Porprov XV tahun 2026 Jawa Barat,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkot Bogor masih menemukan sejumlah kebutuhan minor yang harus diselesaikan sebelum pertandingan berlangsung. Di antaranya penambahan pencahayaan serta material pasir untuk lapangan petanque.

Dedie memastikan perbaikan tersebut akan segera dituntaskan dengan menyesuaikan standar teknis masing-masing cabang olahraga.

Selain fasilitas di Green Forest, perhatian Pemkot Bogor juga diarahkan pada kesiapan lintasan arung jeram yang memanfaatkan aliran Sungai Cisadane di kawasan RW 13 dan RW 05.

Lintasan tersebut akan digunakan selama delapan hari pertandingan. Karena itu, penataan jalur sungai menjadi salah satu pekerjaan yang perlu segera dimatangkan.

Pembersihan aliran sungai dari batu, ranting maupun sampah menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan lintasan aman dan sesuai kebutuhan pertandingan.

“Kami mengimbau dan memohon kepada masyarakat untuk mulai tidak membuang sampah lagi ke sungai,” kata Dedie.

Porprov XV Jawa Barat 2026 sendiri akan dibuka di Kota Bekasi pada 2 November 2026. Sementara itu, Kota Bogor mendapat kesempatan menjadi lokasi penutupan ajang olahraga tingkat Jawa Barat tersebut pada 19 November 2026.

Selain venue, Dedie juga mengingatkan kesiapan akomodasi bagi kontingen yang akan datang ke Kota Bogor. Pengurus cabor maupun pihak yang belum memastikan tempat menginap diminta segera melakukan pemesanan.

“Apabila tidak di-booking dari sekarang, takutnya nanti tidak mendapatkan fasilitas sesuai yang diharapkan,” pungkasnya.

x
x