Mini Zoo Pakansari Bakal Dibangun Tanpa APBD, Rudy Susmanto Cari Skema agar Warga Bisa Masuk Gratis

Nelly Sipayung
22 Okt 2026 05:19
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Rencana pembangunan kebun binatang mini atau mini zoo di kawasan Pakansari, Kabupaten Bogor, masih terus dimatangkan. Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, proyek tersebut dirancang tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui kolaborasi dengan pihak swasta.

Namun, ada satu hal yang masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab Bogor, yakni mencari skema kerja sama yang memungkinkan masyarakat menikmati mini zoo secara gratis.

Rudy Susmanto mengatakan, lokasi yang direncanakan untuk pembangunan mini zoo tetap berada di kawasan Pakansari. Area tersebut akan diintegrasikan dengan hutan kota yang telah ditanami pada periode kepemimpinan bupati sebelumnya.

Menurut Rudy, keberadaan pepohonan yang sudah tumbuh di kawasan tersebut akan tetap dipertahankan dan menjadi bagian dari konsep mini zoo.

“Mini zoo itu tidak menghilangkan pohon-pohon yang ada. Jadi, pohon-pohon ini tetap menjadi bagian dari kawasan kebun binatang mini yang akan kita rencanakan pembangunannya,” kata Rudy, Selasa (20/10/2026).

Ia menjelaskan, Pemkab Bogor sejak awal berupaya mencari formulasi pembiayaan yang tidak menimbulkan beban anggaran daerah pada masa mendatang, terutama untuk pembangunan dan operasional fasilitas tersebut.

Karena itu, pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta agar mini zoo dapat dibangun sekaligus dikelola secara berkelanjutan.

Meski demikian, persoalan tiket masuk masih menjadi pembahasan. Rudy mengungkapkan, Pemkab Bogor berharap mini zoo bisa dinikmati masyarakat tanpa dipungut biaya. Sementara itu, pihak swasta mempertimbangkan kemungkinan penerapan tiket berbayar untuk menutup kebutuhan operasional.

“Dengan pihak swasta, mini zoo tidak berbayar. Tapi dari pihak swasta tetap berharap karena menyangkut operasional untuk bisa berbayar. Nah, ini komunikasi yang terus kita komunikasikan bersama-sama,” ujarnya.

Rudy berharap, perbedaan pandangan tersebut dapat menemukan titik temu sehingga mini zoo tidak hanya menjadi tempat rekreasi keluarga, tetapi juga ruang publik yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

Di tengah pematangan rencana mini zoo, Pemkab Bogor juga mempertimbangkan pembangunan Teras Pakansari sebagai wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Rudy mengatakan, pemerintah daerah masih menimbang program mana yang akan lebih dahulu dikedepankan pada 2027, apakah pembangunan mini zoo atau Teras Pakansari.

Teras Pakansari direncanakan menjadi tempat bagi para pelaku UMKM untuk menjalankan usaha dan mengembangkan kegiatan ekonomi. Lokasinya direncanakan berada di ujung Jalan Edi Yoso, di sebelah kanan.

Berbeda dengan mini zoo yang akan melibatkan pihak swasta, pembangunan Teras Pakansari akan menggunakan APBD Kabupaten Bogor.

“Untuk Teras Pakansari bersumber dari APBD Kabupaten Bogor. Untuk mini zoo kita berkolaborasi dengan pihak swasta,” jelasnya.

Rencana tersebut memperlihatkan dua fokus Pemkab Bogor di kawasan Pakansari, yakni menghadirkan ruang rekreasi berbasis lingkungan sekaligus menyediakan tempat usaha bagi pelaku UMKM.

Kini, tantangannya adalah memastikan kedua program tersebut dapat berjalan dengan skema pembiayaan yang tepat, tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan maupun kepentingan masyarakat.

Pemkab Bogor pun masih perlu mematangkan pola kerja sama dengan pihak swasta, terutama terkait biaya operasional dan kemungkinan penerapan tiket masuk, agar cita-cita menghadirkan mini zoo gratis bagi masyarakat benar-benar dapat terwujud.

x
x