Depok, Infopantulan.com – Tim basket putri Kabupaten Bogor menutup laga terakhir babak penyisihan Porprov Jabar XV 2026 dengan kemenangan meyakinkan 72-36 atas Kabupaten Kuningan. Pertandingan berlangsung di GOR Kota Depok pada Rabu, 4 November 2026, dan hasilnya membuat skuad asuhan Mabruri Wijaya keluar sebagai juara Pool Z tanpa pernah kalah dari tiga laga yang dijalani.
Dalam rangkaian penyisihan itu, Kabupaten Bogor lebih dulu mengalahkan Kota Tasikmalaya 89-25, lalu meraih kemenangan pada partai derby melawan Kota Bogor dengan skor 79-42. Setelah memastikan posisi teratas, tim kini menunggu lawan pada babak delapan besar, sementara pelatih Mabruri Wijaya menilai ada evaluasi yang perlu dilakukan terutama terkait konsistensi penampilan seluruh pemain.
Kemenangan 72-36 di Depok kunci status juara Pool Z
Skor 72-36 menjadi penegasan bahwa Kabupaten Bogor tampil dominan pada laga penentuan penyisihan. Di GOR Kota Depok, tim mampu menjaga ritme permainan sejak awal hingga akhirnya memenangi pertandingan dengan selisih 36 poin. Dominasi ini sekaligus mengunci posisi juara Pool Z karena tim tidak hanya meraih satu kemenangan, melainkan mengumpulkan hasil positif secara beruntun selama fase penyisihan.
Menurut catatan pertandingan, capaian tersebut datang dari tiga laga yang dijalani. Selain mengalahkan Kuningan pada laga terakhir, tim juga mencatat dua kemenangan sebelumnya. Pola kemenangan dengan margin yang besar menunjukkan bahwa strategi dan eksekusi permainan Kabupaten Bogor berjalan efektif, terutama ketika pertandingan memasuki fase-fase krusial.
Rangkaian skor besar: Tasikmalaya 89-25, derby 79-42
Jauh sebelum laga melawan Kuningan, Kabupaten Bogor sudah menunjukkan ambisi yang sama. Pada laga pertama penyisihan, tim putri mengalahkan Kota Tasikmalaya dengan skor 89-25. Hasil itu menjadi sinyal awal bahwa tim memiliki daya serang yang kuat sekaligus mampu menekan pergerakan lawan sejak awal.
Berlanjut pada laga berikutnya, Kabupaten Bogor kembali meraih kemenangan saat menghadapi Kota Bogor dalam pertandingan derby. Tim mencatat skor 79-42, memperlihatkan kemampuan untuk tetap tampil tajam meski menghadapi lawan yang secara geografis dan kompetitif biasanya memiliki dinamika berbeda. Dengan dua kemenangan tersebut, laga terakhir melawan Kuningan menjadi penentu sekaligus kesempatan untuk mempertahankan konsistensi.
Pelatih Mabruri Wijaya soroti konsistensi performa pemain
Meski meraih hasil positif, pelatih basket putri Kabupaten Bogor, Mabruri Wijaya, menilai masih ada aspek yang perlu dievaluasi. Ia menyebut permainan tim secara umum sudah berjalan sesuai harapan, tetapi tidak semua pemain menunjukkan performa yang sama maksimalnya. Penilaian ini penting karena pada fase gugur, selisih kecil dalam kualitas eksekusi dan konsistensi sering berdampak besar terhadap hasil pertandingan.
“Secara permainan cukup lumayan dan berjalan sesuai harapan. Namun, masih ada sejumlah pemain yang belum menunjukkan performa optimal. Tantangannya bagaimana membuat seluruh pemain bisa tampil maksimal dan menjaga konsistensi di setiap pertandingan,” ujar Mabruri Wijaya.
Pernyataan tersebut memberi gambaran bahwa kemenangan besar tidak otomatis berarti seluruh elemen tim sudah berada pada kondisi puncak. Evaluasi yang diarahkan pada konsistensi juga mengindikasikan kebutuhan untuk meratakan kontribusi, baik dari pemain yang tampil dominan maupun dari pemain yang masih mencari ritme terbaik mereka.
Kedalaman skuad jadi modal, fisik dan mental dinilai aman
Selain konsistensi, Mabruri Wijaya juga menyoroti kedalaman skuad sebagai salah satu modal Kabupaten Bogor. Ia menilai kondisi fisik dan mental pemain sejauh ini berada dalam kategori aman, sehingga tim memiliki fondasi yang baik untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Kedalaman skuad menjadi faktor yang relevan karena babak delapan besar biasanya mempertemukan tim yang lebih siap dan strategi lawan cenderung lebih terukur.
Ia juga menyebut bahwa pemain yang dimiliki hampir merata, yang berarti opsi rotasi dan pembagian peran dalam pertandingan bisa dilakukan tanpa membuat kualitas permainan turun drastis. Dengan kondisi mental dan fisik yang dinilai baik, fokus tim berikutnya tinggal pada bagaimana menjaga performa tetap stabil dari satu pertandingan ke pertandingan lain.
“Kalau mental dan fisik sejauh ini aman. Kedalaman tim juga cukup baik karena pemain yang kami miliki hampir merata. Tinggal bagaimana menjaga agar performa mereka bisa konsisten,” jelas Mabruri Wijaya.
Menunggu lawan delapan besar, kesiapan menghadapi siapa pun
Setelah memastikan juara Pool Z, Kabupaten Bogor kini berada pada fase berikutnya, yaitu babak delapan besar. Tim tinggal menunggu siapa yang akan menjadi lawan pada pertandingan gugur tersebut. Dalam konteks ini, pernyataan pelatih bahwa tim siap menghadapi siapa pun lawannya menegaskan bahwa fokus latihan dan evaluasi tidak bergantung pada nama lawan, melainkan pada kesiapan tim secara menyeluruh.
Bagi pendukung dan warga Kabupaten Bogor, hasil penyisihan ini membawa momentum yang nyata. Kemenangan besar dengan skor mencolok biasanya meningkatkan kepercayaan diri tim sekaligus memperkuat harapan terhadap performa di babak gugur, ketika setiap pertandingan menentukan langkah berikutnya dalam Porprov Jabar XV 2026.
Dengan posisi teratas di Pool Z, tantangan tim berikutnya adalah memastikan bahwa dominasi yang terlihat saat penyisihan dapat diterjemahkan secara lebih konsisten menghadapi lawan yang kualitas permainannya cenderung lebih rapat pada babak delapan besar.