google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Selain mengatur jadwal petugas, Pemkab Bogor mulai memperkuat patroli di area sekitar TPAS Galuga. Tim patroli bertugas memantau wilayah yang sebelumnya sudah berhasil dikendalikan, sehingga potensi munculnya titik api maupun asap baru bisa terdeteksi lebih awal.
Dalam patroli tersebut, Satpol PP dilibatkan sebagai salah satu unsur yang memonitor kawasan. Jika petugas menemukan indikasi potensi kebakaran, informasi akan segera disampaikan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Rudy menyebut penyiapan tim patroli sudah dimulai sejak hari sebelumnya, dengan cakupan pemantauan di sekeliling wilayah yang memiliki risiko.
Rudy Susmanto juga menyoroti luasnya area TPAS Galuga beserta sekitarnya. Ia menyebut kawasan tersebut mencapai lebih dari 40 hektare, sehingga pengawasan dan penanganan tidak bisa hanya mengandalkan satu titik pantau saja. Tantangan koordinasi menjadi lebih besar karena area yang harus dimonitor cukup luas.
Di sisi lain, kondisi medan turut memengaruhi cara kerja di lapangan. Pada sejumlah titik, kendaraan tidak dapat masuk, termasuk mobil dan motor. Hanya alat berat yang bisa menjangkau area tertentu, sedangkan petugas harus berjalan kaki untuk mencapai lokasi kebakaran yang membutuhkan penanganan. Kondisi ini membuat kebugaran fisik petugas menjadi faktor yang menentukan efektivitas operasi.


Tidak ada komentar