google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Ini menjadi momen yang sangat membanggakan. Politeknik Prasetiya Mandiri adalah perguruan tinggi pertama yang membawa Gerakan Serbukatif ke jenjang kampus. Mahasiswa harus menjadi agen perubahan dengan membiasakan kata-kata yang baik, termasuk di media sosial,” kata Yantie.
Ia menambahkan, Serbukatif terus dikembangkan dengan pendekatan yang beragam agar mudah diterapkan di lingkungan pendidikan. Sejumlah inovasi yang telah dibuat di antaranya lagu Serbukatif, senam, Duta Serbukatif, serta barcode yang berisi kata-kata positif dan telah digunakan di sejumlah sekolah.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor Rudi Suryanto mendorong agar penerapan Serbukatif tidak berhenti di satu perguruan tinggi. Ia menilai budaya bertutur positif perlu dibangun secara bersama-sama melalui seluruh lingkungan pendidikan.
Rudi mengatakan pihaknya akan menjalin komunikasi dengan perguruan tinggi lain agar gerakan tersebut dapat diperluas. Menurutnya, pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau kampus, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga dan masyarakat.
“Ke depan kami akan komunikasikan dengan perguruan tinggi lainnya. Serbukatif tidak cukup diterapkan di sekolah, tetapi juga harus menjadi budaya di masyarakat,” pungkasnya.


Tidak ada komentar