google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Warga datang kepada saya untuk mempertanyakan mengapa data desil mereka berubah. Mereka berharap ada penjelasan dan perbaikan apabila memang terjadi kekeliruan dalam pendataan,” ungkap Wandi.
Menurutnya, validasi ulang sangat diperlukan karena masih terdapat warga lanjut usia yang tidak memiliki penghasilan tetap, serta keluarga dengan anak yang masih bersekolah dan membutuhkan dukungan dari program bantuan pemerintah.
“Kami berharap hasil validasi nanti benar-benar sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat. Jika memang mereka masih tergolong kurang mampu, semoga status desilnya dapat disesuaikan sehingga bantuan yang menjadi hak mereka tetap bisa diterima,” tutupnya.


Tidak ada komentar