google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Merah Putih 2026, Syahril M. Said, menuturkan bahwa festival tahun ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku ekonomi lokal.
“Selain apa yang telah disampaikan oleh Pak Wali Kota tadi, fokus kami pada festival tahun ini adalah bagaimana kita bisa membangun generasi muda dan turut membangun roda ekonomi Kota Bogor agar menjadi lebih baik lagi,” kata Syahril.
Menurutnya, terdapat pembaruan dalam pelaksanaan FMP 2026 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya dengan melibatkan rumah-rumah ibadah lintas agama sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi di Kota Bogor.
“Berbeda dari tahun sebelumnya, untuk tahun ini kami juga ikut memberdayakan dan menggandeng rumah-rumah ibadah yang ada di Kota Bogor,” ujarnya.


Tidak ada komentar