Gus Ipul Dorong Humas Kemensos Tak Kalah Melawan Hoaks

Nelly Sipayung
19 Agu 2026 13:29
News 0 47
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul mendorong jajaran Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian Sosial (Kemensos) semakin profesional dalam menghadapi derasnya arus informasi dan maraknya berita hoaks di era digital.

Pesan itu disampaikan Gus Ipul saat mengikuti kegiatan peningkatan kualitas Humas Kemensos yang melibatkan jajaran di tingkat pusat, daerah, hingga Sekolah Rakyat.

Gus Ipul mengatakan, pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman jajaran Humas terhadap tugas, tanggung jawab, serta tantangan komunikasi publik yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

“Tentu kita harapkan dengan pelatihan ini teman-teman Humas di lingkungan Kementerian Sosial makin mengerti tugas dan tanggung jawabnya, makin mengerti tantangan-tantangannya, dan makin mengerti bagaimana cara kerja yang benar di tengah-tengah kemajuan teknologi seperti hari ini,” ujar Gus Ipul pada rekan media, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, Humas pemerintah memiliki peran strategis untuk menyampaikan berbagai program dan pekerjaan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, informasi yang disampaikan harus mengedepankan kejujuran serta berdasarkan data dan fakta.

“Kita harus bisa mengabarkan dengan baik apa yang sudah dikerjakan pemerintah, dengan kejujuran, dengan berbasis data, fakta, dan juga tentu capaian-capaian yang sudah dilalui,” katanya.

Gus Ipul menilai tantangan Humas saat ini semakin berat. Mereka harus berhadapan dengan beragam informasi yang beredar cepat di masyarakat, sehingga kemampuan melakukan verifikasi menjadi sangat penting.

Setiap informasi, kata dia, harus dipilih dan dipilah sebelum disampaikan kepada publik agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita bertemu dengan macam-macam berita yang harus kita verifikasi, yang harus kita pilih, kita pilah, dan kemudian kita sajikan ke masyarakat luas,” tuturnya.

Tak hanya soal menyampaikan informasi, Gus Ipul juga meminta jajaran Humas memiliki kemampuan untuk menangkal penyebaran hoaks dan berita palsu yang tidak sesuai dengan fakta.

“Di samping itu, juga harus punya keterampilan bagaimana menghalau berita-berita hoaks, berita-berita palsu, berita-berita mungkin bisa jadi jauh dari fakta yang terjadi,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 300 peserta turut ambil bagian. Peserta tidak hanya berasal dari jajaran pusat dan daerah, tetapi juga melibatkan balai, sentra, Sekolah Rakyat, serta satuan kerja di lingkungan Kemensos.

Gus Ipul berharap pelatihan tersebut membuat seluruh jajaran Humas semakin terampil dalam mengelola informasi dan komunikasi publik.

“Jadi alhamdulillah ini kita ingin nanti mereka-mereka makin terampil. Makin terampil, tidak kalah dengan berita hoaks,” pungkas Gus Ipul.

x
x