google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Tradisi ini bisa berjalan 11 tahun karena ada dukungan dari semua untuk berkolaborasi. Unsur pemerintahnya solid, dengan warga juga kompak,” ujar Bima.
Mantan Wali Kota Bogor tersebut menilai kirab tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial untuk memeriahkan bulan kemerdekaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali menguatkan persatuan dan kebersamaan.
Terlebih, Indonesia saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan serta target pembangunan yang membutuhkan kerja bersama. Karena itu, semangat yang ditampilkan masyarakat dalam Kirab Merah Putih diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung.
“Saat ini kita membutuhkan kebersamaan ini lebih dari masa-masa sebelumnya, karena kita punya tantangan yang berat dan target-target yang tidak mudah. Jadi, semangat Kirab Merah Putih ini harus paralel dengan keseharian warga dan pemerintah,” katanya.


Tidak ada komentar