80 Personel Damkar Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Pakansari, Rudy Susmanto: Dulu Kibarkan Bendera Taruhannya Nyawa

Nelly Sipayung
5 Agu 2026 04:06
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR-Pengibaran bendera Merah Putih raksasa berukuran 30 x 15 meter dengan bobot mencapai 100 kilogram menjadi pemandangan spektakuler di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (5/8/2026). Sebanyak 80 personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) diterjunkan untuk membentangkan bendera raksasa tersebut dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi inisiatif Dinas Pemadam Kebakaran yang menggelar pengibaran bendera raksasa sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan bangsa.

“Pengibaran bendera raksasa hari ini bukan sekadar soal seberapa besar ukuran benderanya, tetapi bagaimana kita memaknai dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia bersama-sama,” ujar Rudy usai upacara pengibaran bendera, Rabu (5/8/2026).

Menurut Rudy, masyarakat saat ini dapat mengibarkan bendera Merah Putih kapan saja tanpa rasa takut. Namun, kondisi tersebut sangat berbeda dengan masa sebelum Indonesia merdeka.

“Kalau sebelum tahun 1945 mengibarkan bendera Merah Putih harus bertaruh nyawa. Bendera bangsa kita bisa berkibar hari ini karena diperjuangkan dengan keringat, darah, air mata, bahkan nyawa para pejuang,” tegasnya.

Rudy mengajak masyarakat untuk tidak melupakan jasa para pahlawan seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Panglima Besar Soedirman, hingga Pangeran Diponegoro yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia.

Ia pun mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk memasang bendera Merah Putih di depan rumah maupun tempat usaha sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang.

“Kalau hari ini kita sudah diberi kemudahan mengibarkan bendera kapan pun, apa susahnya kita mengambil tiang atau bambu lalu memasang Merah Putih di depan rumah dan tempat usaha kita. Di situlah kita menghormati jasa para pahlawan,” katanya.

Selain itu, Rudy menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui persatuan dan gotong royong. Menurutnya, perjuangan bangsa Indonesia dahulu berhasil karena seluruh rakyat bersatu menghadapi penjajah.

“Hari ini persatuan itu kita tunjukkan dengan bergotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, saling membantu, dan bersama-sama mengisi kemerdekaan. Tugas dan pekerjaan rumah kita masih banyak, sehingga harus diperjuangkan bersama seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

x
x