google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Yang namanya ijon, belum panen sudah dibeli. Nah, sekarang makanya harus ada koperasi supaya koperasi ini bisa membeli hasil petani ketika mereka sedang membutuhkan uang. Selama ini sistem ijon memberikan uang terlebih dahulu sebelum panen. Ini yang harus kita gerakkan bersama,” katanya.
Ia mengatakan, peran media juga dibutuhkan untuk membantu mengawasi peredaran beras sekaligus mengungkap praktik mafia yang terjadi di lapangan.
“Tidak hanya kami saja, wartawan juga harus ikut berperan karena mereka sudah punya jaringan yang luas. Kalau di pasar induk beras mulai tidak ada, mereka bisa mengetahui lebih awal,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Endang memastikan kondisi ketahanan pangan nasional masih terkendali. Pemerintah, kata dia, terus memperkuat cadangan pangan sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman krisis pangan global yang dipicu perubahan iklim.
“Ketahanan pangan kita sekarang berhasil walaupun banyak hoaks. Pemerintah memang menyimpan cadangan beras karena saat ini dunia menghadapi ancaman krisis pangan akibat perubahan iklim. Yang diperhatikan sekarang adalah menjaga kedaulatan pangan kita,” tuturnya.


Tidak ada komentar