google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Dalam rangkaian tahapan tersebut, penghargaan akan diberikan setelah seluruh proses berjalan dari awal hingga akhir. Dengan mekanisme bertahap, penyelenggara berharap proyek yang lolos bukan sekadar unggul di seleksi awal, melainkan benar-benar siap untuk bertemu investor dan bergerak menuju pendanaan serta eksekusi.
Selain kunjungan lapangan, tim juga menjalankan roadshow dan business matching. Pada kegiatan tersebut, ditampilkan kandidat calon investor yang telah menunjukkan ketertarikan, sehingga komunikasi dapat langsung diarahkan ke kebutuhan proyek.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menilai visitasi ini berpeluang meningkatkan daya tarik investasi. Ia menekankan bahwa RSUD Kota Bogor saat ini terus menunjukkan tren positif dalam pengembangan layanan. Dengan keberhasilan masuk 12 besar, peluang untuk melanjutkan proses ke tahap berikutnya diharapkan semakin terbuka.
Dedie Rachim juga mengaitkan momentum WJIC dengan arah pembiayaan yang lebih fleksibel. Ia berharap kompetisi tidak hanya menjadi ajang persaingan, melainkan jalan untuk menghadirkan skema pendanaan alternatif, termasuk creative financing atau model pembiayaan di luar APBD.
RSUD Kota Bogor, menurut Dedie Rachim, kini memiliki kapasitas 500 tempat tidur dan melayani tidak hanya pasien dari Kota Bogor, tetapi juga dari luar wilayah. Perubahan dan peningkatan layanan dalam beberapa tahun terakhir disebutnya membuat RSUD yang sebelumnya dipandang sebelah mata menjadi semakin berkembang dan diperhitungkan.


Tidak ada komentar