Polres Bogor tangkap terduga pembacokan suporter ARK di Sukaraja

Abdul Halim
26 Okt 2026 13:54
2 menit membaca

Kabupaten Bogor, Infopantulan.com – Polres Bogor menangkap terduga pelaku pembacokan yang menewaskan ARK, suporter sepak bola berusia 16 tahun, di Kecamatan Sukaraja. Peristiwa terjadi pada Minggu, 25 Oktober 2026 malam, sementara penangkapan dan pemeriksaan pelaku berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026.

Humas Polres Bogor, Ipda Sigit Wahyudi, menyatakan pelaku sudah ditangkap dan saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Sigit belum merinci identitas maupun lokasi terduga pelaku, termasuk hasil pemeriksaan yang sedang berjalan.

Pembacokan suporter ARK terjadi di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50

Menurut keterangan awal, ARK tewas setelah diserang menggunakan senjata tajam oleh orang tak dikenal. Insiden itu dilaporkan terjadi di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu 25 Oktober 2026 malam.

Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian aparat setelah korban meninggal dunia akibat serangan tersebut. Setelah proses penyelidikan berjalan, Polres Bogor akhirnya menetapkan dan menangkap seorang terduga pelaku, yang kini masih diperiksa penyidik untuk menelusuri rangkaian kejadian.

Terduga pelaku ditangkap, pemeriksaan masih berlangsung

Ipda Sigit Wahyudi menjelaskan bahwa penangkapan sudah dilakukan dan proses pemeriksaan masih berjalan. Sementara itu, detail mengenai identitas terduga pelaku, termasuk keterangan yang akan disampaikan dari hasil pemeriksaan, belum dipublikasikan.

“Iya (sudah ditangkap), baru banget. Masih diperiksa ya,” ujar Sigit kepada wartawan Senin, 26 Oktober 2026.

Dalam keterangannya, Sigit juga tidak menyebutkan apakah pemeriksaan telah mengarah pada motif tertentu atau keterlibatan pihak lain. Informasi tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan yang sedang berlangsung.

Dampak bagi warga Sukaraja dan situasi keamanan pascapembunuhan

Kasus pembacokan yang menewaskan suporter di Sukaraja menimbulkan dampak langsung bagi warga setempat, terutama terkait rasa aman di area yang menjadi titik kejadian. Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50 merupakan jalur yang ramai dilalui, sehingga insiden seperti ini biasanya membuat masyarakat lebih waspada terhadap potensi gangguan keamanan.

Bagi keluarga dan komunitas pendukung sepak bola, kematian ARK juga memunculkan duka mendalam dan mendorong penantian terhadap perkembangan penyidikan. Kejelasan identitas pelaku, kronologi lengkap, serta keterangan mengenai kemungkinan pihak lain yang terlibat akan menjadi bagian yang dinantikan publik.

Hingga saat ini, Polres Bogor masih fokus pada pemeriksaan terduga pelaku untuk melengkapi fakta-fakta peristiwa, termasuk memastikan bagaimana serangan menggunakan senjata tajam itu terjadi dan apa yang melatarbelakanginya.

x
x