google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Selama operasi berlangsung, petugas mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi sumur yang sempit dan berpotensi membahayakan akibat adanya gas di dalamnya,” ujarnya.
Setelah sekitar 30 menit proses evakuasi, lanjutnya, korban akhirnya berhasil diangkat dari dalam sumur. Selanjutnya, korban diserahkan kepada petugas medis untuk dibawa ke Rumah Sakit Sehat Terpadu.
Dalam operasi tersebut, Damkar Kabupaten Bogor melibatkan tim dari Mako Cibinong dan Sektor Parung. Proses evakuasi juga mendapat dukungan dari unsur Satpol PP, Polsek, perangkat RT/RW, serta warga sekitar.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena aktivitas di dalam sumur atau ruang tertutup memiliki risiko tinggi, terutama apabila terdapat kandungan gas berbahaya dan minimnya kadar oksigen.
Yudi pun berpesan, keberadaan gas di dalam sumur dapat membahayakan siapa pun yang masuk tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan dan prosedur penyelamatan yang sesuai standar.


Tidak ada komentar