google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Terowongan Bendera Merah Putih, Karya Warga Panyandaan Bandung Menyambut HUT ke-81 RI

Muhammad Ibad Ibrahim
5 Agu 2026 04:56
Berita 0 7
4 menit membaca

Nunung mengatakan, ide membuat terowongan muncul begitu saja, di daerah lainnya terowongan bendera merah putih bukan pertama kali digagas.

“Inspirasi mungkin banyak ya, sekarang kan ada media sosial, ada TikTok. Di luar sana juga sudah banyak contoh. Tapi sebenarnya ini juga cita-cita dari tahun kemarin,”katanya.

Menurutnya, setiap tahun warga selalu terdorong menghadirkan karya baru. Apalagi setelah tahun lalu berhasil meraih penghargaan saat karnaval dan perlombaan 17 Agustus.

“Kita selalu mendaftarkan karya RW. Alhamdulillah kemarin dapat penghargaan. Dari situ kami terinspirasi lagi, tahun depan bikin apa lagi,” katanya.

Sebelum terowongan bendera merah putih, warga pernah membuat replika bus berukuran besar untuk mengikuti karnaval.

“Kita pernah membuat pulau se-Indonesia di tembok warga. Kemarin membuat kendaraan paling panjang, bus itu juga susah. Sekarang kita bikin terowongan paling panjang lagi,” ujarnya.

Prestasi itu menjadi penyemangat bagi warga untuk terus berinovasi setiap tahunnya.

Di desanya, peringatan HUT RI memang selalu diramaikan berbagai perlombaan. Selain upacara, ada lomba karnaval, lomba gapura, hingga penampilan karya-karya kreatif dari setiap RW.

“Dari desa setiap tahun memang ada upacara sekalian lomba karnaval, lomba gapura. Pokoknya karya-karya warga ditampilkan,” tuturnya.

Seluruh proses pembangunan dilakukan secara swadaya. Dana berasal dari iuran warga yang dikumpulkan menjelang perayaan 17 Agustus.

“Iuran warga. Alhamdulillah ada aspirasi dari warga juga untuk berkarya. Menjelang Agustusan biasanya memang ada iuran,” katanya.

Namun, menurutnya, kekuatan utama bukan terletak pada besarnya dana, melainkan kebersamaan warga.

“Tanpa mereka, dana sebesar apa pun tidak ada artinya. Kalau ada gotong royong, walaupun dananya sedikit, bisa dimanfaatkan lebih maksimal,” ujarnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x