Ziarah dan Berbagi Nasi Kuning, Cara Golkar Kota Bogor Rayakan HUT ke-62

Riky Iskandar
20 Okt 2026 08:47
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar dimanfaatkan DPD Partai Golkar Kota Bogor untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat soliditas internal partai.

Berbeda dari perayaan yang identik dengan seremoni besar, kegiatan tahun ini diisi dengan aksi sosial dan doa bersama, Selasa (20/10/2026).

Sejumlah agenda digelar dalam rangkaian peringatan tersebut, mulai dari ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, pembagian nasi kuning kepada masyarakat, hingga doa bersama di Kantor DPD Partai Golkar Kota Bogor.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan mengikuti arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang mendorong perayaan hari jadi lebih dekat dengan masyarakat.

“Rangkaian ini sesuai dengan instruksi partai agar kami berbaur bersama masyarakat. Kami tidak melakukan acara di hotel yang mewah, tetapi memilih kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Rusli.

Ia menilai, peringatan hari jadi partai seharusnya menjadi kesempatan bagi kader untuk memperkuat kepedulian sosial dan membangun komunikasi yang lebih erat dengan warga.

Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sederhana tersebut perlu dipertahankan dalam pelaksanaan program dan aktivitas partai sehari-hari, sehingga keberadaan organisasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Peringatan HUT ke-62 ini turut dihadiri Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Bogor, jajaran pengurus DPD, serta pimpinan pengurus kecamatan dan kelurahan se-Kota Bogor.

Di tengah rangkaian perayaan tersebut, Golkar Kota Bogor juga mulai memantapkan langkah penataan organisasi setelah Musyawarah Daerah (Musda) XI. Konsolidasi kepengurusan menjadi salah satu agenda yang diprioritaskan untuk memastikan struktur partai di seluruh wilayah berjalan secara berkesinambungan.

Rusli menyebut, proses konsolidasi akan menjangkau kepengurusan di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Seluruh tahapan tersebut ditargetkan selesai pada penghujung 2026.

“Setelah selesai Musda XI Partai Golkar, kami melaksanakan konsolidasi di tingkat kecamatan dan kelurahan. Insyaallah targetnya harus rampung sampai akhir Desember 2026,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penguatan struktur organisasi tidak hanya berkaitan dengan penataan kepengurusan, tetapi juga upaya menjaga kekompakan kader serta menyelaraskan langkah kerja partai dalam menghadapi agenda politik berikutnya.

Persiapan tersebut sekaligus diarahkan untuk menghadapi Pemilu 2029. Karena itu, Rusli menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan agar seluruh kader dapat menjalankan program organisasi secara terarah.

“Banyak hal yang harus kami lakukan, berkaitan dengan menjaga soliditas, kebersamaan, dan langkah-langkah kerja yang nanti akan kami tindak lanjuti untuk Pemilu 2029,” pungkasnya.

x
x