Suahasil Nazara melantik 14 pejabat Kemenkeu dan Sekretariat KSSK

Abdul Halim
21 Sep 2026 09:44
Ekonomi 0 37
4 menit membaca

INFOPANTULAN.COM – Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik 14 pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta pada Senin, 21 September 2026. Pelantikan ini menjadi bagian dari penyempurnaan pengisian dan penempatan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan, sekaligus menyesuaikan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Suahasil menyampaikan bahwa pelantikan merupakan kelanjutan dari proses penyempurnaan yang telah dilakukan sebelumnya. Ia juga menekankan agar para pejabat yang baru dilantik segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, mulai dari sisi penerimaan, pengawasan, belanja, hingga pembiayaan negara.

Pelantikan 14 pejabat pimpinan tinggi pratama dan Sekretariat KSSK

Dalam kesempatan pelantikan, Suahasil menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan proses bertahap untuk menyempurnakan pengisian jabatan. Selain pejabat pimpinan tinggi pratama, penataan juga mencakup posisi di Sekretariat KSSK, yang berperan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi dan tindak lanjut hasil pembahasan.

Penyesuaian tersebut berkaitan dengan pelaksanaan amanat UU P2SK. Secara regulatif, PMK Nomor 64 Tahun 2025 menempatkan Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) sebagai Sekretaris KSSK secara ex-officio. Dengan dasar itu, pengisian posisi di Sekretariat KSSK menjadi bagian dari rangkaian penataan jabatan di Kementerian Keuangan.

Aturan P2SK dan PMK 64 Tahun 2025 jadi dasar penempatan jabatan

Dalam penjelasannya, Suahasil mengaitkan pelantikan dengan kebutuhan penyelarasan struktur jabatan terhadap ketentuan yang mengatur pengembangan dan penguatan sektor keuangan. Amanat UU P2SK mendorong penguatan peran kelembagaan yang mendukung stabilitas sistem keuangan, termasuk mekanisme koordinasi antarinstansi.

Sementara itu, PMK Nomor 64 Tahun 2025 menegaskan posisi Direktur Jenderal SPSK sebagai Sekretaris KSSK ex-officio. Artinya, penataan jabatan di Sekretariat KSSK tidak berdiri sendiri, melainkan mengikuti desain kelembagaan yang sudah ditetapkan dalam regulasi.

Daftar 14 pejabat yang dilantik Suahasil Nazara

Berikut 14 pejabat yang dilantik dalam agenda tersebut:

  1. Herman Saherudin, Pejabat ex-officio Sekretaris KSSK.

  2. Ayu Sukorini, Pejabat ex-officio Direktur Asesmen Pasar Keuangan, Sistem Pembayaran, dan Lembaga Keuangan Lainnya.

  3. Teddy Suhartadi Permadi, Sekretaris Pengadilan Pajak.

  4. Bismar Fahlerie, Wakil Sekretaris Pengadilan Pajak.

  5. Panca Putra Jaya, Kepala Kanwil DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.

  6. Evy Mulyani, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Tengah.

  7. Agus Amiwijaya, Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai.

  8. Estty Purwadiani Hidayatie, Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi.

  9. Adhang Noegroho Adhi, Kepala Kanwil DJBC Maluku.

  10. Galih Elham Setiawan, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok.

  11. Agung Krisdiyanto, Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan Perpajakan.

  12. Sekti Widihartanto, Kepala Kanwil DJP Daerah Istimewa Yogyakarta.

  13. Ihsan Priyawibawa, Kepala Kanwil DJP Kalimantan Timur dan Utara.

  14. Ani Natalia, Kepala Kanwil DJP Papua, Papua Barat, dan Maluku.

Pelantikan menyusul mutasi besar-besaran dan sorotan penempatan pejabat

Pelantikan 14 pejabat tersebut berlangsung setelah sebelumnya terjadi mutasi besar-besaran pejabat di Kementerian Keuangan pada masa kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa. Mutasi itu sempat menjadi sorotan, khususnya ketika Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama mempersoalkan sejumlah penempatan pejabat.

Bimo menyebut ada nama dalam proses mutasi yang menurutnya tidak mengikuti tahapan assessment dan talent management sebagaimana kandidat lain. Meski demikian, Suahasil tidak menyatakan bahwa pelantikan 14 pejabat ini berarti pembatalan menyeluruh atas keputusan mutasi sebelumnya.

Menurut Suahasil, pelantikan justru diposisikan sebagai bagian dari penyempurnaan pengisian dan penempatan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan. Dengan framing tersebut, agenda pelantikan menjadi penataan lanjutan, bukan langkah yang secara otomatis menghapus seluruh keputusan mutasi yang telah berjalan.

Fokus pada peran Sekretariat KSSK dan koordinasi stabilitas sistem keuangan

Selain pengisian jabatan, perhatian juga diarahkan pada fungsi Sekretariat KSSK. Suahasil meminta sekretariat tidak berhenti pada tugas administratif, melainkan memperkuat koordinasi antarinstansi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Fungsi yang disebut mencakup pemantauan perkembangan ekonomi, identifikasi risiko, penghubung informasi antarinstansi, penyusunan early warning, hingga memastikan hasil pembahasan KSSK ditindaklanjuti. Dengan penekanan itu, Sekretariat KSSK ditempatkan sebagai simpul yang menghubungkan informasi dan respons kebijakan lintas pihak.

Suahasil juga mengarahkan jajaran Kementerian Keuangan agar segera fokus pada pelaksanaan tugas di bidang masing-masing, mencakup penerimaan, pengawasan, belanja, serta pembiayaan negara, sejalan dengan struktur kewenangan yang telah ditata melalui pelantikan ini.

x
x