Bantuan kemanusiaan Rp100 juta Polres Bogor untuk warga Tanarata Manggarai Timur

Abdul Halim
26 Agu 2026 08:12
Berita 0 51
3 menit membaca

Polres Bogor menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp100 juta untuk warga terdampak bencana di Kelurahan Tanarata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini dihimpun melalui swadaya personel Polres Bogor dan seluruh Polsek se-Kabupaten Bogor, lalu disalurkan dengan menerjunkan relawan ke lokasi dropping.

Penyaluran dilakukan setelah penggalangan dana berlangsung selama satu minggu pasca peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran, Polres Bogor mengirim tiga personel yang tergabung dalam Relawan Komunitas Polisi Baik.

Mahasiswa Asal NTT dan Komunitas Relawan Polisi Baik Dilibatkan Dalam Penyaluran Donasi Untuk Korban Gempa di Manggarai Timur

Penggalangan swadaya dan pengiriman relawan ke Tanarata

Skema bantuan ini menekankan partisipasi internal. Donasi dihimpun secara sukarela dari personel Polres Bogor serta jajaran Polsek se-Kabupaten Bogor. Rentang waktu penggalangan yang relatif singkat memberi sinyal bahwa kepedulian yang muncul bersifat cepat dan responsif, terutama ketika wilayah terdampak bencana membutuhkan dukungan segera.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran tidak hanya berhenti pada pengiriman logistik. Polres Bogor menerjunkan relawan langsung ke lokasi dropping di Kelurahan Tanarata. Langkah ini biasanya penting untuk mengurangi risiko salah distribusi, memastikan titik penerimaan sesuai kebutuhan lapangan, serta menjaga rantai koordinasi agar bantuan benar-benar sampai ke pihak yang paling terdampak.

Kolaborasi dengan mahasiswa NTT di Bogor

Polres Bogor juga menggandeng perwakilan mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di Bogor. Kehadiran pihak mahasiswa berfungsi sebagai jembatan komunikasi dan penguatan konteks sosial di daerah tujuan bantuan. Selain memberikan dukungan moral, kolaborasi semacam ini dapat membantu memperjelas informasi kebutuhan warga di lokasi serta memperkuat rasa keterhubungan antardaerah.

Tri Rahman, perwakilan mahasiswa asal NTT di Bogor, menyampaikan apresiasi atas penggalangan bantuan secara swadaya dari jajaran Polres Bogor. Ia menilai bantuan sebesar Rp100 juta sangat berarti bagi masyarakat terdampak bencana di Manggarai Timur, terlebih karena penyaluran dilakukan dengan menerjunkan relawan langsung.

Polres Bogor memberikan donasi Rp100 juta untuk korban gempa NTT.

“Kepedulian sebesar Rp100 juta dari anggota Polres Bogor bersama penerjunan Relawan Komunitas Polisi Baik sangat berarti bagi saudara-saudara kami di Kelurahan Tanarata, Manggarai Timur,”

Komitmen kemanusiaan Polres Bogor melalui swadaya personel

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian personel terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Ia juga menekankan apresiasi kepada anggota yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu warga terdampak.

Lebih jauh, kegiatan kemanusiaan lewat swadaya personel disebut bukan kali pertama dilakukan. Polres Bogor sebelumnya juga menyalurkan bantuan ke beberapa wilayah terdampak bencana, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pola berulang seperti ini menunjukkan adanya tradisi solidaritas yang sudah terbentuk, bukan sekadar respons sesaat terhadap satu peristiwa.

“Kami ingin memastikan kebersamaan dan empati anggota kepolisian selalu hadir bersama masyarakat yang membutuhkan pertolongan,”

Dampak bantuan dan penguatan relasi lintas pihak

Secara substansi, bantuan Rp100 juta dapat dipahami sebagai dukungan cepat untuk membantu pemulihan awal warga terdampak bencana. Namun yang tidak kalah penting adalah cara penyalurannya, yakni melalui relawan yang bergerak ke lokasi dan melibatkan pihak yang punya kedekatan kultural dengan daerah tujuan. Kolaborasi dengan mahasiswa asal NTT di Bogor berpotensi mempererat komunikasi dan menumbuhkan kepercayaan, sehingga bantuan tidak berhenti pada serah terima, melainkan berlanjut pada kepedulian yang lebih berkelanjutan.

Polres Bogor berharap solidaritas kemanusiaan yang dibangun dari swadaya internal dapat memperkuat kepedulian personel sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian, mahasiswa asal NTT, dan masyarakat di Manggarai Timur. Dalam konteks bencana, sinergi seperti ini kerap menjadi faktor penentu, karena bantuan yang tepat sasaran biasanya membutuhkan koordinasi, pemahaman kebutuhan, dan kehadiran pihak yang bisa memastikan distribusi berjalan sesuai harapan.

x
x