google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Menurut Dedie, peluang investasi tersebut dimungkinkan karena kawasan itu memiliki konsep mixed-use atau kawasan terpadu. Dengan konsep tersebut, lahan dapat dikembangkan untuk berbagai fungsi, mulai dari komersial, pendidikan, kesehatan hingga keolahragaan.
Sementara itu, akses menuju kawasan kantor pemerintahan terpadu tersebut memiliki panjang sekitar 480 meter dengan lebar kurang lebih 32 meter.
Jalan tersebut nantinya dilengkapi berbagai infrastruktur pendukung, seperti drainase, jalur pedestrian, kanstin, serta lampu penerangan.
Selain pembangunan akses jalan, Pemkot Bogor juga menyiapkan sejumlah fasilitas publik di kawasan pemerintahan terpadu. Salah satunya lapangan sepak bola beserta fasilitas penunjang yang ditujukan untuk masyarakat Bogor Timur.
“Selain jalan, kita juga akan mempersiapkan beberapa rangkaian proses pembangunan di area kantor pemerintahan baru masa depan ini. Antara lain, yang pertama akan ada lapangan olahraga untuk masyarakat Bogor Timur,” tutur Dedie.
Setelah fasilitas olahraga, Pemkot Bogor merencanakan pembangunan masjid dan gedung serbaguna. Gedung tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dengan kapasitas peserta yang besar, termasuk acara pemerintahan, sosialisasi hingga pelaksanaan program kerja.


Tidak ada komentar