Atlet Para Sepeda Kabupaten Bogor Sufyan Saori Ukir Prestasi di Jepang, Sumbang Perunggu untuk Indonesia

Nelly Sipayung
22 Okt 2026 10:50
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Perjuangan Sufyan Saori di lintasan balap sepeda akhirnya berbuah manis. Atlet para sepeda asal National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor itu sukses mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia dalam ajang 5th Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, Senin (19/10/2026).

Sufyan naik podium setelah tampil kompetitif pada nomor Time Trial 1 kilometer C4-5 putra. Di tengah persaingan ketat dengan atlet-atlet terbaik Asia, ia berhasil mengamankan posisi ketiga sekaligus mengharumkan nama Indonesia di panggung olahraga internasional.

Medali emas pada nomor tersebut diraih Ahmad Tarmizi dari Malaysia, sedangkan medali perak menjadi milik Jaturong Nirwanti dari Thailand.

Bagi Kabupaten Bogor, keberhasilan Sufyan memiliki arti tersendiri. Medali perunggu itu menjadi sumbangan pertama atlet NPCI Kabupaten Bogor bagi kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026.

Ketua NPCI Kabupaten Bogor, Muhammad Misbah, mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian atletnya tersebut. Ia menilai prestasi Sufyan menjadi bukti bahwa atlet disabilitas dari Kabupaten Bogor mampu bersaing dengan atlet-atlet negara lain di tingkat Asia.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur atas raihan medali perunggu ini. Ini menjadi medali pertama atlet NPCI Kabupaten Bogor di Asian Para Games 2026. Tentu prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kami, masyarakat Kabupaten Bogor, dan Indonesia,” ujar Misbah.

Menurutnya, keberhasilan Sufyan bukan semata-mata tentang medali yang dibawa pulang. Lebih dari itu, pencapaian tersebut merupakan buah dari perjuangan panjang, kedisiplinan, kerja keras, serta ketekunan dalam menjalani proses latihan hingga mampu tampil di kompetisi internasional.

Misbah juga memberikan apresiasi kepada Sufyan yang telah berjuang membawa nama daerah dan Merah Putih di tengah persaingan ketat atlet-atlet dari berbagai negara Asia.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi. Mereka telah membuktikan mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat Asia. Kami sangat mengapresiasi perjuangan atlet yang sudah memberikan kemampuan terbaiknya,” katanya.

Ia berharap keberhasilan Sufyan menjadi suntikan semangat bagi atlet NPCI Kabupaten Bogor lainnya agar terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan membidik prestasi lebih tinggi pada ajang berikutnya.

Di sisi lain, capaian tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di Kabupaten Bogor. Dukungan yang berkelanjutan dinilai penting agar semakin banyak atlet daerah yang mampu menembus kompetisi nasional hingga internasional.

“Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kontingen Indonesia, khususnya atlet Kabupaten Bogor. Kami berharap prestasi ini bisa memacu semangat atlet lainnya untuk terus berjuang, memberikan yang terbaik, dan membawa pulang prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.

Medali perunggu Sufyan menjadi bukti bahwa semangat pantang menyerah mampu mengantarkan atlet daerah bersaing di level Asia. Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa atlet disabilitas Kabupaten Bogor memiliki potensi besar untuk terus mengukir prestasi dan mengharumkan nama bangsa.

x
x