google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Bakesbangpol Kota Bogor Susun Sistem Pemetaan Kerawanan

Riky Iskandar
20 Agu 2026 07:17
News 0 23
3 menit membaca

Hidayatulloh menegaskan, penanganan konflik menjadi salah satu fokus utama dari pengembangan SIPEKA. Konflik yang dimaksud mencakup konflik horizontal maupun vertikal serta persoalan yang berkaitan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, hingga keagamaan.

Ia berharap sistem tersebut dapat memperkuat upaya mitigasi sehingga potensi persoalan di masyarakat dapat diketahui sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Utamanya adalah penyelesaian permasalahan konflik, baik konflik horizontal, vertikal, termasuk juga Ipoleksosbudhankam dan agama. Bagaimana hari ini Bogor aman dan tertib,” tuturnya.

Lebih jauh, stabilitas wilayah dinilai memiliki kaitan erat dengan iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja. Menurutnya, kondisi kota yang aman dan nyaman akan memberikan kepercayaan bagi investor untuk masuk dan berkembang di Kota Bogor.

“Bogor Berlari, Bogor Maju juga tidak akan bisa terwujud dengan baik kalau terjadi konflik. Iklim investasi, orang enggak akan mau masuk ke Kota Bogor kalau kondisinya enggak nyaman dan enggak aman,” tegasnya.

Ia berharap keberadaan SIPEKA dapat menjadi bagian dari sistem kewaspadaan dini daerah yang berjalan secara efektif melalui kolaborasi berbagai unsur.

“Harapannya sistem kewaspadaan dini daerah ini bisa berjalan efektif. Kolaborasi ini bisa berjalan dalam rangka penanganan,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x