Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan defile atau pawai kendaraan pelayanan. Sejumlah kendaraan dinas yang digunakan untuk mendukung pelayanan masyarakat di Kecamatan Babakan Madang turut ditampilkan.
Kendaraan tersebut di antaranya kendaraan untuk pelayanan ketenteraman dan ketertiban umum, kendaraan pajak, ambulans, kendaraan motor Satpol PP, serta kendaraan lainnya yang mendukung kegiatan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
“Setelah upacara diawali dengan defile atau pawai kendaraan pelayanan. Terdiri dari kendaraan dinas yang memang sering kita laksanakan pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Babakan Madang,” ujarnya.
Selanjutnya, ribuan masyarakat mengikuti karnaval budaya yang melibatkan sembilan desa serta sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan mitra kerja pemerintah di Kecamatan Babakan Madang.
Iskandar menyebut jumlah peserta upacara maupun karnaval masing-masing mencapai sekitar 5.000 orang. Peserta karnaval tampil menggunakan kendaraan hias hingga kendaraan klasik sebagai bagian dari upaya mengenang sejarah perjuangan para pahlawan.
“Ini sebagai bentuk kita mengenang sejarah, sejarah perjuangan para pendahulu kita, para pahlawan kita yang telah mendahului kita. Sekaligus memupuk persatuan dan kesatuan di wilayah Kecamatan Babakan Madang,” jelasnya.
Menurutnya, rangkaian perayaan HUT ke-81 RI tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus menanamkan nilai perjuangan kepada generasi penerus.
Usai karnaval, masyarakat juga disuguhkan hiburan dan pesta rakyat. Panitia menyiapkan panggung hiburan serta sejumlah doorprize bagi masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan.
“Kita siapkan panggung hiburan untuk pesta rakyat. Silakan yang memiliki minat, bakat, bernyanyi dan sebagainya, silakan disumbangkan di panggung tersebut,” kata Iskandar.
Selain kegiatan tingkat kecamatan, sejumlah desa di Babakan Madang juga menggelar kegiatan hiburan masing-masing setelah rangkaian upacara dan karnaval selesai.
Iskandar menuturkan, peringatan HUT ke-81 RI bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus melanjutkan pembangunan.
“Kami bersyukur, memaknai bahwa kemerdekaan ini memang para pendahulu kita telah berjuang dengan tetesan keringat, tetesan darah,” tuturnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif sesuai peran masing-masing.
“Generasi muda bisa mengisi kemerdekaan dengan belajar. Untuk para abdi negara bekerja sesuai dengan kompetensi, kemampuan, dan tugas pokok fungsinya. Sebagai bentuk bela negara kita mengisi kemerdekaan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Tidak ada komentar